Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Direktur Utama PT Jasa Raharja Dampingi Kapolri Meninjau Rest Area KM 456A dan Stasiun Tawang, Pastikan Arus Balik Aman dan Berkeselamatan

kabar-independen.com
IMG 20250406 WA0331

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono ikut menyampaikan pentingnya kewaspadaan dari para pemudik selama perjalanan balik, terutama bagi yang menggunakan kendaraan pribadi.

“Kami mendukung penuh pesan Bapak Kapolri kepada para pemudik. Jika merasa lelah, segera istirahat di rest area, atau bisa keluar tol sementara untuk beristirahat. Hindari menghentikan kendaraan di bahu jalan tol untuk beristirahat karena sangat berbahaya. PT Jasa Raharja bersama Korlantas Polri dan stakeholder terkait lainnya telah menyediakan pos pelayanan terpadu dan pos pengamanan yang dilengkapi dengan area beristirahat serta layanan kesehatan di berbagai titik strategis, sehingga pemudik dapat beristirahat di sana,” ungkap Rivan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Selanjutnya, rombongan melakukan peninjauan di Stasiun Tawang, Semarang, yang menjadi salah satu simpul penting moda transportasi kereta api untuk arus mudik dan balik Idulfitri 2025.

Di stasiun ini, rombongan ditemui oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn.) Ahmad Luthfi, Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, dan Direktur Niaga PT KAI Hadis Surya Palapa.Pada kunjungan ini, Kapolri, Menteri Perhubungan, dan rombongan terlebih dahulu berinteraksi dengan masyarakat di ruang tunggu keberangkatan, lalu melakukan peninjauan ke Pos Pelayanan Ops Ketupat Candi 2025 Stasiun Tawang.

Selain itu, rombongan juga mendapatkan pemaparan dari PT KAI Daops 4 Semarang terkait pelayanan yang diberikan selama arus mudik dan balik Idulfitri 2025.Kapolri menyatakan bahwa moda transportasi kereta api menjadi alternatif yang aman dan efisien, terutama bagi masyarakat yang sudah kelelahan setelah melakukan perjalanan mudik dan silaturahmi selama Idulfitri.

“Dari beberapa presentasi dan interaksi dengan masyarakat tadi, banyak yang memilih menggunakan kereta api karena memang di satu sisi, jadwal waktunya tepat. Kemudian di sisi lain, sebagian menyampaikan lebih aman. Kereta api bisa digunakan oleh masyarakat yang akan balik dan mungkin capek, karena dapat diberikan penambahan ekstra. Kami anjurkan menggunakan kereta sebagai salah satu alternatifnya. Ini juga bisa digunakan untuk mengurangi dan mengurai beban angkutan darat pada arus balik,” jelasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung