“Ibu sebaiknya bawa pulang saja uangnya, kalau saya kasih ini namanya gratifikasi. ibu kena, saya kena dan orang yang terima juga kena jadi ibu simpan kembali uang, “ujar Yakobertus Seran menirukan dialog dengan Bendahara Desa Rabeka.
Ia mengaku tidak mengetahui dengan persis berapa jumlah uang dalam tiga amplop yang diserahkan oleh Bendahara Desa Rabeka. Setelah menyerahkan kembali amplop kepada bendara, mereka bersama-sama keluar dari ruang fraksi.
Dirinya juga mengakui, apa yang dilakukan bendahara Desa Rabeka sepertinya sudah direncanakan dengan seksama, buktinya semua pembicaraan direkam entah oleh bendahara atau suaminya. Setelah Meraka bersama keluar dari ruangan fraksi pun masih direkam termasuk pembicaraan via telepon beberapa hari setelah pertemuan diruang fraksi juga direkam.
“Saya tegaskan tidak pernah memberikan uang satu rupiah pun kepada Kasat Reskrim, uang dalam tiga amplop saya kembalikan kepada bendahara Desa Rabeka. Sekali lagi saya mohon maaf kepada pak Kasat Reskrim,”ungkapnya.
Yakobertus Seran minta Bendahara Desa Rabeka untuk segera mungkin melakukan klarifikasi secara terbuka. Jika hal ini tidak dilakukan, Yakobertus Seran berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan bendahara Desa ke Polisi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












