Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kasat Reskrim Polres Kupang disebut Dalam Video, Anggota DPRD Sampaikan Permohonan Maaf

kabar-independen.com
IMG 20231101 115414 scaled

“Ibu sebaiknya bawa pulang saja uangnya, kalau saya kasih ini namanya gratifikasi. ibu kena, saya kena dan orang yang terima juga kena jadi ibu simpan kembali uang, “ujar Yakobertus Seran menirukan dialog dengan Bendahara Desa Rabeka.

Ia mengaku tidak mengetahui dengan persis berapa jumlah uang dalam tiga amplop yang diserahkan oleh Bendahara Desa Rabeka. Setelah menyerahkan kembali amplop kepada bendara, mereka bersama-sama keluar dari ruang fraksi.

Dirinya juga mengakui, apa yang dilakukan bendahara Desa Rabeka sepertinya sudah direncanakan dengan seksama, buktinya semua pembicaraan direkam entah oleh bendahara atau suaminya. Setelah Meraka bersama keluar dari ruangan fraksi pun masih direkam termasuk pembicaraan via telepon beberapa hari setelah pertemuan diruang fraksi juga direkam.

“Saya tegaskan tidak pernah memberikan uang satu rupiah pun kepada Kasat Reskrim, uang dalam tiga amplop saya kembalikan kepada bendahara Desa Rabeka. Sekali lagi saya mohon maaf kepada pak Kasat Reskrim,”ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Kelurahan Nonbes Geger! Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Hutan Mnera Kabnono, Kabupaten Kupang

Yakobertus Seran minta Bendahara Desa Rabeka untuk segera mungkin melakukan klarifikasi secara terbuka. Jika hal ini tidak dilakukan, Yakobertus Seran berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan bendahara Desa ke Polisi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung