<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hukum Kriminal &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Oct 2026 13:13:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Hukum Kriminal &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oknum PPPK BKPSDM Kabupaten Kupang Terekam Judi Saat Jam Kerja, Kepala BKPSDM Siapkan Sanksi Tegas</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/oknum-pppk-bkpsdm-kabupaten-kupang-terekam-judi-saat-jam-kerja-kepala-bkpsdm-siapkan-sanksi-tegas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 13:09:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[BAP]]></category>
		<category><![CDATA[BKPSDM Kab Kpg]]></category>
		<category><![CDATA[Judi]]></category>
		<category><![CDATA[PPPK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8513</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, KI — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan dugaan aksi...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/oknum-pppk-bkpsdm-kabupaten-kupang-terekam-judi-saat-jam-kerja-kepala-bkpsdm-siapkan-sanksi-tegas/">Oknum PPPK BKPSDM Kabupaten Kupang Terekam Judi Saat Jam Kerja, Kepala BKPSDM Siapkan Sanksi Tegas</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, KI —</strong> Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan dugaan aksi perjudian yang dilakukan oleh sejumlah oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kupang. Ironisnya, perbuatan tidak terpuji tersebut dilakukan di tengah jam kerja dan masih mengenakan seragam dinas lengkap.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPSDM Kabupaten Kupang, Semmy Tinenti, menyampaikan rasa kecewa yang mendalam serta keprihatinan yang amat tajam atas tindakan para bawahannya.</p>
<p>&#8220;Bagi kami ini sebuah perbuatan yang tidak sekadar melanggar aturan, tetapi sangat memalukan sebagai seorang aparatur. Mereka melakukan hal seperti judi itu pada jam kerja dan saat menggunakan seragam—pakaian yang bagi kita semua adalah simbol perjuangan, yang didapat dengan susah payah,&#8221; tegas Semmy saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026) malam.</p>
<p>Semmy turut menyoroti moralitas para oknum yang dinilainya sangat miris, mengingat status mereka yang sudah dewasa dan sebagian besar telah berkeluarga.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/oknum-pppk-bkpsdm-kabupaten-kupang-terekam-judi-saat-jam-kerja-kepala-bkpsdm-siapkan-sanksi-tegas/">Oknum PPPK BKPSDM Kabupaten Kupang Terekam Judi Saat Jam Kerja, Kepala BKPSDM Siapkan Sanksi Tegas</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kronologi Penganiayaan Ibu Hamil di Kupang Timur: Pelaku Nyaris Bakar Rumah dan Serang Korban. Polisi Periksa Para Saksi</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kronologi-penganiayaan-ibu-hamil-di-kupang-timur-pelaku-nyaris-bakar-rumah-dan-serang-korban-polisi-periksa-para-saksi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2026 01:16:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Terlapor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8506</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, KI — Tindak pidana penganiayaan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kupang. Seorang ibu...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kronologi-penganiayaan-ibu-hamil-di-kupang-timur-pelaku-nyaris-bakar-rumah-dan-serang-korban-polisi-periksa-para-saksi/">Kronologi Penganiayaan Ibu Hamil di Kupang Timur: Pelaku Nyaris Bakar Rumah dan Serang Korban. Polisi Periksa Para Saksi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, KI —</strong> Tindak pidana penganiayaan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kupang. Seorang ibu rumah tangga yang sedang dalam kondisi hamil MP (26) menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria bernama Rendi Nopu alias Gopal.</p>
<p>Peristiwa mencekam ini terjadi di kediaman korban yang terletak di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (2/10/2026) subuh.</p>
<p>Kasus tersebut kini telah resmi dilaporkan ke SPKT Polres Kupang dengan Nomor: LP/B/398/X/2026/SPKT/POLRES KUPANG/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR tertanggal 2 Oktober 2026.</p>
<p>Kapolres Kupang AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K melalui Kasi Humas IPDA Lalu Randi Hidayat dalam rilis resmi yang diperoleh media ini, Minggu (04/10) menjelaskan bahwa berdasarkan data kepolisian, insiden bermula pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Saat korban hendak keluar rumah, ia mendengar terlapor Rendi Nopu berteriak dengan nada ancaman, &#8220;Ayo bakar rumah, mereka dalam rumah&#8221;.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kronologi-penganiayaan-ibu-hamil-di-kupang-timur-pelaku-nyaris-bakar-rumah-dan-serang-korban-polisi-periksa-para-saksi/">Kronologi Penganiayaan Ibu Hamil di Kupang Timur: Pelaku Nyaris Bakar Rumah dan Serang Korban. Polisi Periksa Para Saksi</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sadis ! Sejumlah Pemuda Kelurahan Merdeka Diduga Kuat Mengeroyok dan Menganiaya IRT Hamil Tua</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/sadis-sejumlah-pemuda-kelurahan-merdeka-diduga-kuat-mengeroyok-dan-menganiaya-irt-hamil-tua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2026 05:42:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aniaya]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Perlakuan tidak manusiawi terpaksa diterima Sorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berdomisili...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/sadis-sejumlah-pemuda-kelurahan-merdeka-diduga-kuat-mengeroyok-dan-menganiaya-irt-hamil-tua/">Sadis ! Sejumlah Pemuda Kelurahan Merdeka Diduga Kuat Mengeroyok dan Menganiaya IRT Hamil Tua</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Perlakuan tidak manusiawi terpaksa diterima Sorang Ibu Rumah Tangga (<a href="http://kabar-independen.com/tag/irt">IRT</a>) yang berdomisili di RT.17/RW 06 Kelurahan Merdeka Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang-NTT. Walaupun dalam keadaan <a href="http://kabar-independen.com/tag/hamil-tua">hamil tua</a>, sejumlah pemuda Kelurahan tersebut tega melakukan penganiayaan tanpa rasa iba.</p>
<p>Perlakukan tanpa rasa iba itu telah dilaporkan secara resmi oleh korban berinisial MP ke SPKT Polres Kupang dengan nomor STTLP/398/X/2026/SPKT/POLRES KUPANG/POLDA NTT tanggal 02 Oktober 2026.</p>
<p>Kronologis kejadian sesuai STTLP yang diterima media ini, Minggu (04/10), kejadian naas yang menimpa korban terjadi tanggal 2 Oktober 2026 sekitar pukul 05.00 WITA dengan terlapor seorang pemuda berinisial RN alias Gopal. Kejadian ini terjadi dirumah korban sendiri.</p>
<p>Saat mendatangi rumah korban, terlapor RN alias Gopal sempat menyerukan ajakan &#8220;ayo bakar rumah&#8221; <a href="http://kabar-independen.com/tag/korban">korban</a> sembari menyalakan pemantik. Terlapor juga terlihat sempat memegang sebatang kayu dan langsung memukul korban/pelopor namun kayu tersebut tersangkut seng atap rumah korban sehingga tidak mengenai korban.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/sadis-sejumlah-pemuda-kelurahan-merdeka-diduga-kuat-mengeroyok-dan-menganiaya-irt-hamil-tua/">Sadis ! Sejumlah Pemuda Kelurahan Merdeka Diduga Kuat Mengeroyok dan Menganiaya IRT Hamil Tua</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kelurahan Nonbes Geger! Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Hutan Mnera Kabnono, Kabupaten Kupang</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/warga-kelurahan-nonbes-geger-bayi-perempuan-ditemukan-dalam-kardus-di-hutan-mnera-kabnono-kabupaten-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:26:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Oekabiti]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Oekabiti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8473</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, KI &#8211; Masyarakat Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/warga-kelurahan-nonbes-geger-bayi-perempuan-ditemukan-dalam-kardus-di-hutan-mnera-kabnono-kabupaten-kupang/">Warga Kelurahan Nonbes Geger! Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Hutan Mnera Kabnono, Kabupaten Kupang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, KI &#8211;</strong> Masyarakat Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan yang masih hidup. Bayi malang tersebut ditemukan di dalam sebuah kardus di wilayah hutan Mnera Kabnono, RT 019/RW 010, pada Jumat pagi (10/07/2026).</p>
<p>Penemuan bayi ini pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat, Domitianus Bonat, sekitar pukul 06.30 WITA. Saat itu, Domitianus sedang dalam perjalanan menuju kebunnya. Ia dikejutkan dengan keberadaan sebuah kardus berwarna cokelat yang tergeletak di pinggir jalan. Penasaran, Domitianus memeriksa kardus tersebut dan terkejut menemukan seorang bayi perempuan di dalamnya.</p>
<p>Sadar akan temuannya, Domitianus segera menghubungi warga lainnya, Erens Teinati, untuk mengamankan lokasi dan meminta bantuan. Erens kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Amarasi dan petugas medis dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Oekabiti.</p>
<p>Pihak kepolisian dan tim medis merespons cepat laporan tersebut. Pada pukul 07.00 WITA, personel piket Polsek Amarasi bersama tim medis tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ditemukan, bayi tersebut tampak dalam kondisi tenang, dibalut dengan handuk berwarna abu-abu dan dialasi sprei berwarna merah muda di dalam kardus cokelat tersebut. Petugas medis segera mengevakuasi bayi tersebut untuk mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Oekabiti.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/warga-kelurahan-nonbes-geger-bayi-perempuan-ditemukan-dalam-kardus-di-hutan-mnera-kabnono-kabupaten-kupang/">Warga Kelurahan Nonbes Geger! Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Hutan Mnera Kabnono, Kabupaten Kupang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sembilan Bulan Kasus Dugaan Tindak Pidana Persetubuhan Anak Mengendap di Polres Kupang</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/sembilan-bulan-kasus-dugaan-tindak-pidana-persetubuhan-anak-mengendap-di-polres-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 02:39:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Tindak Pidana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8447</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, KI &#8211; Sembilan bulan terhitung sejak tanggal 09 September 2025, dugaan tindak pidana persetubuhan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/sembilan-bulan-kasus-dugaan-tindak-pidana-persetubuhan-anak-mengendap-di-polres-kupang/">Sembilan Bulan Kasus Dugaan Tindak Pidana Persetubuhan Anak Mengendap di Polres Kupang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, KI &#8211;</strong> Sembilan bulan terhitung sejak tanggal 09 September 2025, dugaan tindak <a href="http://kabar-independen.com/tag/pidana">pidana</a> persetubuhan terhadap anak mengendap di Polres Kupang, hingga kini belum ada perkembangan berarti.</p>
<p>Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan yang diperoleh media ini, Jumat (12/06), kasus ini dilaporkan oleh seorang warga Desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)Polres Kupang. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/215/IX/2025/SPKT/POLRESKUPANG/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.</p>
<p>Kronologis singkat yang tertera di STPL bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi pada hari Rabu, 3 September 2025, sekitar pukul 03.00 WITA, bertempat di Jalan Timor Raya KM 68, Takari, Kabupaten Kupang.</p>
<p>Terlapor dalam kasus ini adalah seorang pria berinisial YF. Kasus ini terungkap setelah pelapor DHK (53) melakukan interogasi kepada korban terkait keberadaannya pada malam kejadian. Korban mengaku sedang berada di rumah sebelah bersama terlapor.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/sembilan-bulan-kasus-dugaan-tindak-pidana-persetubuhan-anak-mengendap-di-polres-kupang/">Sembilan Bulan Kasus Dugaan Tindak Pidana Persetubuhan Anak Mengendap di Polres Kupang</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kejari Belu Usut Dugaan Korupsi Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD Periode 2019-2024, 21 Saksi Diperiksa</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kejari-belu-usut-dugaan-korupsi-belanja-rumah-tangga-pimpinan-dprd-periode-2019-2024-21-saksi-diperiksa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 15:04:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Belu]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Tindak Pidana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8443</guid>

					<description><![CDATA[<p>BELU, KI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ini tengah mengusut...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kejari-belu-usut-dugaan-korupsi-belanja-rumah-tangga-pimpinan-dprd-periode-2019-2024-21-saksi-diperiksa/">Kejari Belu Usut Dugaan Korupsi Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD Periode 2019-2024, 21 Saksi Diperiksa</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BELU, KI –</strong> Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ini tengah mengusut dugaan tindak pidana <a href="http://kabar-independen.com/tag/korupsi">korupsi</a> terkait pemberian tunjangan kesejahteraan dalam bentuk belanja rumah tangga pimpinan DPRD Kabupaten <a href="http://kabar-independen.com/tag/belu">Belu</a> untuk periode 2019-2024.</p>
<p>​Kepala Kejari Belu, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Cornelis S. Oematan, S.H., mengonfirmasi bahwa penyelidikan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Negeri Belu Nomor: PRINT-228/N.3.13/Fd.1/04/2026 yang diterbitkan pada tanggal 27 April 2026.</p>
<p>Menurutnya​, hingga Selasa, 9 Juni 2026, tim penyelidik telah melakukan permintaan keterangan terhadap 21 orang <a href="http://kabar-independen.com/tag/saksi">saksi</a>. Para saksi tersebut berasal dari berbagai instansi, di antaranya pihak Inspektorat Kabupaten Belu, Sekretariat DPRD, sejumlah mantan anggota DPRD, serta dua orang anggota DPRD yang masih aktif.</p>
<p>​&#8221;Terkait permintaan keterangan terhadap para pihak, kemungkinan akan terus bertambah,&#8221; ujar Cornelis.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kejari-belu-usut-dugaan-korupsi-belanja-rumah-tangga-pimpinan-dprd-periode-2019-2024-21-saksi-diperiksa/">Kejari Belu Usut Dugaan Korupsi Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD Periode 2019-2024, 21 Saksi Diperiksa</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda NTT Tegaskan Tindakan Hukum bagi Pembuat Senjata Api Rakitan, &#8220;Hentikan Sekarang!&#8221;</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kapolda-ntt-tegaskan-tindakan-hukum-bagi-pembuat-senjata-api-rakitan-hentikan-sekarang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 14:01:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Senpi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8430</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, KI – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.,...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kapolda-ntt-tegaskan-tindakan-hukum-bagi-pembuat-senjata-api-rakitan-hentikan-sekarang/">Kapolda NTT Tegaskan Tindakan Hukum bagi Pembuat Senjata Api Rakitan, &#8220;Hentikan Sekarang!&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, KI –</strong> Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh pelaku pembuatan senjata api (<a href="http://kabar-independen.com/tag/senpi">senpi</a>) rakitan di wilayah hukumnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan melakukan penindakan tegas bagi siapa saja yang masih memproduksi, menyimpan, maupun mengedarkan senjata api ilegal.</p>
<p>​Peringatan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Konferensi Pers terkait pengungkapan kasus konvensional oleh Ditreskrimum Polda NTT dan Polres jajaran di Mapolda NTT, Kamis (4/6/2026).</p>
<p>​Dalam keterangannya, Irjen Pol Rudi Darmoko menyoroti bahwa keberadaan senjata api rakitan merupakan faktor pemicu utama yang meningkatkan eskalasi kekerasan dalam konflik sosial. Ia merujuk pada beberapa kejadian konflik di masa lalu, termasuk di wilayah Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, yang dinilai semakin parah akibat penggunaan senjata rakitan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kapolda-ntt-tegaskan-tindakan-hukum-bagi-pembuat-senjata-api-rakitan-hentikan-sekarang/">Kapolda NTT Tegaskan Tindakan Hukum bagi Pembuat Senjata Api Rakitan, &#8220;Hentikan Sekarang!&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan KDRT Berujung Maut di Oebelo: Istri Sebut Suami &#8216;Banting Diri&#8217;, Polisi Temukan Luka di Pelipis</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dugaan-kdrt-berujung-maut-di-oebelo-istri-sebut-suami-banting-diri-polisi-temukan-luka-di-pelipis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 01:51:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Penyidik]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8378</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, KI – Warga Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang digegerkan dengan kasus dugaan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dugaan-kdrt-berujung-maut-di-oebelo-istri-sebut-suami-banting-diri-polisi-temukan-luka-di-pelipis/">Dugaan KDRT Berujung Maut di Oebelo: Istri Sebut Suami &#8216;Banting Diri&#8217;, Polisi Temukan Luka di Pelipis</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, KI –</strong> Warga Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang digegerkan dengan kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (<a href="http://kabar-independen.com/tag/kdrt">KDRT</a>) yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Seorang pria berinisial Y.T (41) ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (02/05) dengan luka mencurigakan di bagian pelipis.</p>
<p>Pihak kepolisian kini tengah mendalami dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh istri korban, berinisial DT (31). Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polres Kupang dengan nomor laporan LP/B/168/V/2026/SPKT/.</p>
<p>Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H., melalui Kasi Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Rohandi Hidayat, membenarkan adanya laporan tersebut pada Senin (04/05).</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi pelapor, Sefri Tamonob (25), peristiwa ini bermula pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WITA. Saat itu, DT menghubungi Sefri dalam kondisi panik dan mengabarkan bahwa korban sudah tidak bernapas.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/dugaan-kdrt-berujung-maut-di-oebelo-istri-sebut-suami-banting-diri-polisi-temukan-luka-di-pelipis/">Dugaan KDRT Berujung Maut di Oebelo: Istri Sebut Suami &#8216;Banting Diri&#8217;, Polisi Temukan Luka di Pelipis</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Penyerangan di Mamboro: Majelis Hakim PN Waikabubak Vonis Ringan Tiga Terdakwa, Kuasa Hukum Korban Desak JPU Ajukan Banding</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-penyerangan-di-mamboro-majelis-hakim-pn-waikabubak-vonis-ringan-tiga-terdakwa-kuasa-hukum-korban-desak-jpu-ajukan-banding/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 01:57:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Indah Prasetyari]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasa hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Mamboro]]></category>
		<category><![CDATA[Penyerangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8347</guid>

					<description><![CDATA[<p>WAIKABUBAK, KI – Perjalanan panjang pencarian keadilan bagi lima korban penyerangan di wilayah perbatasan Desa...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-penyerangan-di-mamboro-majelis-hakim-pn-waikabubak-vonis-ringan-tiga-terdakwa-kuasa-hukum-korban-desak-jpu-ajukan-banding/">Kasus Penyerangan di Mamboro: Majelis Hakim PN Waikabubak Vonis Ringan Tiga Terdakwa, Kuasa Hukum Korban Desak JPU Ajukan Banding</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAIKABUBAK, KI –</strong> Perjalanan panjang pencarian keadilan bagi lima korban penyerangan di wilayah perbatasan Desa Wendewa Barat dan Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah -NTT, akhirnya mencapai babak baru. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas II Waikabubak resmi menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa pada Kamis (24/4/2026).</p>
<p>Sidang perkara dengan nomor 23/Pid.B/2026/PN Wkb tersebut menyatakan para terdakwa berinisial UG, DD, dan MN terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sesuai dengan Pasal 262 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.</p>
<p>Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman penjara bagi para terdakwa dengan rincian sebagai berikut : Terdakwa UG dan DD: Divonis pidana penjara selama 10 bulan. Terdakwa MN: Divonis pidana penjara selama 6 bulan.</p>
<p>Masa tahanan yang telah dijalani para terdakwa akan dikurangi sepenuhnya dari total pidana yang dijatuhkan, dengan perintah agar para terdakwa tetap ditahan.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-penyerangan-di-mamboro-majelis-hakim-pn-waikabubak-vonis-ringan-tiga-terdakwa-kuasa-hukum-korban-desak-jpu-ajukan-banding/">Kasus Penyerangan di Mamboro: Majelis Hakim PN Waikabubak Vonis Ringan Tiga Terdakwa, Kuasa Hukum Korban Desak JPU Ajukan Banding</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Berhasil Amankan Empat Pemuda Fatuleu yang Nekat Blokir Jalan Timor Raya, Video Aksi Viral di Medsos</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polisi-berhasil-amankan-empat-pemuda-fatuleu-yang-nekat-blokir-jalan-timor-raya-video-aksi-viral-di-medsos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 01:59:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Fatuleu]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Fatuleu]]></category>
		<category><![CDATA[Mabuk Miras]]></category>
		<category><![CDATA[Medos]]></category>
		<category><![CDATA[Miras]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Fatuleu]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=8294</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Polisi berhasil amankan empat pemuda Fatuleu Kabupaten Kupang-NTT yang melakukan aksi pemblokiran...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polisi-berhasil-amankan-empat-pemuda-fatuleu-yang-nekat-blokir-jalan-timor-raya-video-aksi-viral-di-medsos/">Polisi Berhasil Amankan Empat Pemuda Fatuleu yang Nekat Blokir Jalan Timor Raya, Video Aksi Viral di Medsos</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> <a href="http://kabar-independen.com/tag/polisi">Polisi</a> berhasil amankan empat pemuda Fatuleu Kabupaten Kupang-NTT yang melakukan aksi pemblokiran jalan Timor Raya Kilometer 39 Desa Kuimasi. Aksi nekat itu terekam dan sempat viral di media sosial.</p>
<p>Keempat <a href="http://kabar-independen.com/tag/pemuda">pemuda</a> tersebut diamankan pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 13.00 WITA, setelah sebelumnya aksi mereka viral di media sosial. Aksi tersebut terjadi pada Senin dini hari (23/3/2026) sekitar pukul 02.00 WITA, tepatnya di depan cabang masuk SMA Negeri 1 Fatuleu.</p>
<p>Keempat pemuda yang diamankan masing-masing berinisial SID (16), JAH (18), JPO (18), dan EB (18). Seluruhnya merupakan warga Desa Kuimasi.</p>
<p>Mengutip Tribratanewskupang.com, Kapolsek Fatuleu, IPTU Markus Tameno, SH, menjelaskan, Keempat pemuda ini melakukan aksi pemblokiran jalan sambil memaki <a href="http://kabar-independen.com/tag/pemgguna-jalan">pengguna jalan.</a> Aksi tersebut direkam dan kemudian viral di media sosial.</p>
<p>Aksi nekat yang dilakukan empat pemuda tersebut setelah usai mengkonsumsi minuman keras <a href="http://kabar-independen.com/tag/tradisional">tradisional</a> jenis moke di sekitar Jalan Timor Raya KM 38, Desa Kuimasi, pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 01.00 WITA.</p>
<p>Usai mengonsumsi minuman keras, salah satu pelaku kemudian nekat memblokir jalan menggunakan sepeda motor, sambil melontarkan kata-kata tidak pantas kepada pengguna jalan yang lewat. Aksi tersebut direkam oleh rekannya dan diunggah ke media sosial, sehingga dengan cepat menyebar luas melalui platform seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polisi-berhasil-amankan-empat-pemuda-fatuleu-yang-nekat-blokir-jalan-timor-raya-video-aksi-viral-di-medsos/">Polisi Berhasil Amankan Empat Pemuda Fatuleu yang Nekat Blokir Jalan Timor Raya, Video Aksi Viral di Medsos</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
