Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Warga Keluhkan Polusi Pabrik Aspal Hotmix Milik PT. Bumi Indah

kabar-independen.com
IMG 20210625 WA0005

Oelamasi, KI – Sejumlah warga di Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah mulai mengeluhkan dampak polusi udara yang dihasilkan oleh pabrik Aspal Hotmix milik PT. Bumi Indah.

Keluhan warga Desa Penfui Timur yang berdekatan dengan lokasi pabrik disampaikan kepada awak media, Rabu (22/06/2021).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Milka Banu warga Penfui Timur mengatakan, Asap hitam pekat dan beraroma tidak sedap tertiup angin sehingga terpaksa dihirup oleh masyarakat. Bukan hanya asap hitam pekat, debu tebal juga kebisingan dan getaran saat mesin beroperasi dari pukul 14.00 – 05.00 wita membuat warga sulit beristirahat.

Baca Juga :  Wabup Kupang Terpukau di Perayaan Paskah Elpida International School: "Lingkungan Belajarnya Luar Biasa"

Mereka terpaksa menghirup polusi udara dan merasakan kebisingan sejak awal pabrik ini beroperasi. Warga bahkan telah melaporkan kondisi yang dialami ke Pemerintah Desa Penfui Timur namun hingga saat ini tidak ada kejelasan.

Asap hitam dan debu juga mencemari tampungan air bersih milik warga, setiap hari kerap menghirup polusi dari pabrik itu. Bekas asap dan debu menempel dalam rumah, tempat tidur dan bahkan menempel pada makanan di atas meja makan.

Warga lainnya Yunus Banu mengatakan selama tiga tahun terakhir dirinya terpaksa berhenti bekerja sebagai pengambil nira pohon lontar.

Baca Juga :  Dua Tahun Kepemimpinan Yosef Lede - Aurum Titu Eki: Masyarakat Sulamu Akhirnya Rasakan Manisnya Pembangunan

Padahal pekerjaan itu merupakan sumber penghasilan untuk menghidupi keluarga, membiayai sekolah anak-anaknya. Air nira pohon lontar yang ia ambil tercemar debu hingga berubah wujud seperti susu kental, juga menghilangkan cita rasa nira lontar.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung