Pemerintah kata dia, tidak seharusnya membuat kategori tenaga kebersihan, pengemudi serta tenaga pengamanan, semua mereka adalah sama honorer yang telah sekian lama mengabdi untuk daerah.
“Mereka melamar itu bukan di posisi tenaga kebersihan atau sopir, itu karena sampe di masing-masing instansi barulah diberikan tugas sebagai sopir bagi yang punya keahlian mengemudi, jabatan itu karena ada pembagian tugas, jadi mereka melamar itu bukan jadi sopir atau cleaning service, mereka melamar untuk jadi tenaga honorer. Masa ada yang datang layani kita terus dibilang itu cleaning service, itu tidak manusiawi,”ucap Daniel Taimenas.
Ia berjanji pada hari Senin pekan depan akan memanggil pemerintah, dirinya akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD lainnya untuk memanggil serta mendengarkan penjelasan pemerintah. (Jessy).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












