Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Strategi Kepala Puskemas Oesapa Deteksi Anak Gizi Buruk dan Stunting

kabar-independen.com
1620787068908

Kupang, KI – Untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak  mengalami gizi buruk dan stunting secara dini dimasa pandemi, Puskesmas Oesapa terus gencar membagikan  pita LilA dan kampanye pengunaannya kepada masyarakat.

Kurang lebih tiga ribuan pita LilA dibagikan kepada masyarakat di lima kelurahan yang ada di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang – NTT.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Kepala Puskesmas Oesapa, drg. Shinta Ndaomanu, Selasa (11/05/2021) di Oesapa mengatakan, stunting adalah kejadian gizi buruk yang berulang kali terjadi pada anak.

Baca Juga :  Dua Tahun Kepemimpinan Yosef Lede - Aurum Titu Eki: Masyarakat Sulamu Akhirnya Rasakan Manisnya Pembangunan

Penangganan gizi buruk dan stunting ini bukan menjadi tanggung jawab pada Dinas Kesehatan dan Puskesemas tapi merupakan tanggung jawab bersama karena anak – anak  ini merupakan harapan Nusa dan Bangsa.

Untuk Kota Kupang, kunjungan orang tua dan pengasuh anak ke posyandu itu kurang bukan saja karena pandemi akan tetapi sebelum pandemi presentasi kunjungan ke posayandu menurun.

Dimasa pandemi sejak april 2020 dan protap covid 19 melarang adanya kerumunan, Puskesmas berupaya untuk mendeteksi dini secara mandiri anak  – anak dengan pengukuran pita LilA pada lengan kiri anak.

Baca Juga :  Sejumlah Warga Desa Kotabes Datangi Kantor Bupati, Ini Yang dilakukan!

Dengan pita LilA orang tua dan pengasuh secara mandiri dapat mengukur dan mengetahui status gizi pada anaknya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung