KUPANG, KI – Pemerintah Kabupaten Kupang terus memperkuat strategi mitigasi bencana dengan melibatkan peran strategis lembaga keagamaan. Hal ini ditandai dengan dibukanya Workshop Penguatan Sistem Peringatan Dini Multi Ancaman Berbasis Rumah Ibadah, bertempat di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, yang hadir mewakili Bupati Kupang, Yosef Lede.
​Dalam sambutannya, Mateldius Sanam menekankan bahwa rumah ibadah memiliki kekuatan besar sebagai pusat informasi, edukasi kebencanaan, sekaligus penggerak nilai-nilai kemanusiaan.
Menurutnya, pemanfaatan rumah ibadah sebagai basis peringatan dini akan membuat penyebaran informasi terkait potensi bahaya bencana lebih cepat diterima oleh masyarakat.
​”Sistem peringatan ini bukan hanya soal alat dan teknologi, tetapi bagaimana informasi sampai ke penerima pesan tepat waktu dan mudah dipahami. Rumah ibadah memiliki nilai-nilai kepedulian, kasih, solidaritas, dan semangat membantu sesama yang sangat relevan dengan aksi kesiapsiagaan bencana,” ujar Mateldius.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












