Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Satgas Covid Kabupaten Kupang Lelet, Warga Merasa Tidak Puas

kabar-independen.com
IMG 20210804 WA0000

Oelamasi, KI – Cara kerja satgas covid Kabupaten Kupang mendapat sorotan tajam warga. Pasalnya, kinerja satgas yang khusus dibentuk untuk menangani pandemic ini dianggap lelet.

Kejadian miris dialami keluarga bocah berusia 7 tahun di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang yang divonis terkonfirmasi positif covid oleh RS Siloam Kupang walaupun nyatanya bocah itu meninggal akibat kecelakaan lalulintas.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Ria Riani Feoh (7 tahun) korban lakalantas yang meninggal dunia divonis positif covid oleh RS Siloam. Hal ini kemudian menyulut amarah keluarga yang tidak terima dengan vonis dari RS Siloam itu sehingga keributan pun tidak terelakan.

Baca Juga :  Sejumlah Warga Desa Kotabes Datangi Kantor Bupati, Ini Yang dilakukan!

Satgas Covid Kota Kupang yang berusaha menghubungi Satgas Kabupaten ternyata sia – sia karena hingga jenazah dibawa kembali ke Desa Oebelo ternyata satgas covid Kabupaten Kupang tidak nampak.

Daniel Feoh, Selasa (03/08/2021) di Oebelo mengatakan, Satgas Covid Kabupaten Kupang Lelet alias lambat bergerak melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan lalulintas yang divonis terkonfirmasi positif covid.

Satgas Covid Kota Kupang langsung berkordinasi dengan satgas Kabupaten Kupang, namun selama berjam – jam tidak ada gerakan menjemput jenazah di RS Siloam Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung