“Kami berjam – jam di sana tapi tidak ada tim covid dari Kabupaten Kupang yang muncul, sampai sudah sore keluarga marah dan membawa pulang jenazah,”Ucapnya.
Salah satu kerabat korban yakin Albert Sole mengatakan, selama proses di RS Siloam hingga jenazah dibawa kembali ke Desa Oebelo tidak ada seorangpun anggota Satgas Covid Kabupaten Kupang yang menampakan batang hidungnya.
Beberapa waktu sebelum pemakaman jenazah, barulah muncul satgas covid Kabupaten Kupang, tentunya hal ini menyulut amarah keluarga hingga mengusir anggota satgas tersebut. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












