Oelamasi, KI – Ribuan hektar lahan sawah di Kelurahan Babau dan Merdeka Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang – NTT terancam gagal panen akibat rusaknya bendungan yang biasa disebut bendungan leter T karena tersapu banjir beberapa hari lalu.
Rusaknya bendungan tersebut berdampak langsung pada ribuan hektar lahan di lokasi persawahan mangga lima, naiheli dan dalam kom (merupakan sebutan nama lokasi sawah oleh petani sekitar-red) akan mengalami kekeringan dan terancam gagal panen.
“Bencana Banjir yang terjadi beberapa hari kemarin di kelurahan Babau khususnya bendungan leter T yang mengairi ribuan hektar sawah di mangga lima, naiheli dan dalam kom rusak berat, ribuan hektar terancam gagal panen,”ujar Samuel Koroh anggota DPRD Kabupaten Kupang, Selasa (07/02/2023) di gedung DPRD.
Banjir yang terjadi beberapa hari lalu kata dia berhasil menjebol bantalan bendungan leter T hingga air tidak mengalir melalui saluran pembuangan air menuju tiga lokasi persawahan di maksud. Akibatnya sekitar 3000 hektar sawah yang terbentang luas di kelurahan Babau dan Kelurahan Merdeka akan gagal panen tahun 2023.
Menurutnya, untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen maka pemerintah perlu segera menentukan sikap, segera mengambil langkah taktis memperbaiki bendungan yang rusak itu.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












