
Dalam proyek “Golo Mori: Todo Cama,” CCE membentuk konsorsium, termasuk Divers Clean Action, Karma Bumi, Kole Project, dan Sky Volunteer (Synersia), untuk menjalankan proyek percontohan di Desa Golo Mori.
Jeffri Ricardo, perwakilan dari konsorsium, menjelaskan empat solusi utama proyek ini, termasuk pengelolaan sampah terpadu, ketahanan pangan melalui pertanian regeneratif, diversifikasi ekonomi, dan wisata berbasis masyarakat.
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan skor Desa Tangguh Bencana, mengelola sampah organik untuk pertanian, dan meningkatkan pendapatan petani lokal.Sinergi antara Sektor Pariwisata dan Pertanian
Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, menyambut positif upaya tersebut, menyatakan bahwa pengelolaan sampah untuk pertanian regeneratif dapat mendukung rantai nilai pariwisata.
Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, juga mengapresiasi proyek ini dan berharap dapat menciptakan Manggarai Barat yang bersih, tangguh, dan mandiri.
Masa Depan Bersama untuk Golo Mori
Proyek “Golo Mori: Todo Cama” diharapkan dapat menjadi model untuk pengelolaan sampah dan pertanian regeneratif di Nusa Tenggara Timur dan seluruh Nusantara.
Monica juga mengundang semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang lestari melalui intervensi ekonomi sirkular di Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












