Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Petani di Kabupaten Kupang Terancam Gagal Panen

kabar-independen.com
PhotoCollage 1677544736901
Mesak Mbura Anggota DPRD Kabupaten Kupang. Latar belakang foto kondisi bendungan leter T yang jebol untuk ketiga kalinya.

Oelamasi, KI – Petani di Kabupaten Kupang – NTT terancam gagal panen akibat jebolnya bendungan leter T di lokasi persawahan mangga lima Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur.

Mesak Mbura anggota DPRD Kabupaten Kupang mengatakan bahwa untuk ketiga kalinya bendungan leter T jebol akibat banjir beberapa hari terakhir. Sebelumnya petani swadaya dengan dibantu pemerintah memperbaikinya namun kini sudah kembali jebol.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Rusaknya bendungan tersebut berdampak langsung pada ribuan hektar lahan di lokasi persawahan mangga lima, naiheli dan dalam kom (merupakan sebutan nama lokasi sawah oleh petani sekitar-red) akan mengalami kekeringan dan terancam gagal panen.

Untungnya saat ini masih ada hujan sehingga petani belum merasakan dampaknya, tetapi jika hujan sudah tidak normal maka harapan satu-satunya sumber air bagi petani dari bendungan leter T yang telah jebol itu.

“Tiga kali jebol bendungan ini karena curah hujan cukup tinggi dan petani saat ini hanya bisa berharap kepada pemerintah untuk meninjau kembali kondisi kerusakan yang ada,”ujar Mesak Mbura, Minggu (26/02/2023) melalui pesan WhatsApp.

Sebagai wakil rakyat, Mesak Mbura menegaskan agar Pemerintah Kabupaten Kupang segera mengambil langkah taktis, langkah antisipatif sebelum terjadi kekeringan di lokasi persawahan milik petani.

Baca Juga :  Perkuat Pembangunan Daerah, Bupati Yosef Lede Lepas 250 Mahasiswa KKN Undana ke 24 Kecamatan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung