“Kami berharap mahasiswa tidak hanya fokus pada tugas kelompok, tetapi peka terhadap isu sosial di masyarakat. Bersama warga dan pemerintah desa, mahasiswa diharapkan mampu mendesain solusi konkret atas permasalahan yang ditemukan di lapangan,” ungkap Prof. Yosep.
Penempatan mahasiswa ini merupakan bagian dari komitmen Rektor Undana untuk menjadikan Kabupaten Kupang sebagai lokus strategis. Selain KKN, ke depannya akan ada lebih banyak program pengabdian dosen dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan teknis.
Turut hadir dalam acara ini antara lain Aurum Obe Titu Eki (Wakil Bupati Kupang), Guntur E. Subu Taopan (Asisten Pemerintahan dan Kesra), Ir. Markus Sinlae (Koordinator Pusat KKN Undana), Para Pimpinan OPD, Camat, serta Dosen Pendamping Lapangan (DPL).
Dengan pelepasan ini, 250 mahasiswa resmi memulai langkah mereka untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












