Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Pengurus LPM Minta Inspektorat Audit Pengelolaan Dana Kelurahan Tuatuka

kabar-independen.com
IMG 20211020 135435 scaled

Anehnya, Lurah Tuatuka dalam berbagai kesempatan mengatakan kepada masyarakat bahwa dana untuk covid-19 sebesar Rp. 100.000.000 yang di ambil dari dana kelurahan.

Elvis Anin, Sekretaris LPM Kelurahan Tuatuka menjelaskan, pekerjaan fisik tahun 2019 berupa sarana prasarana air bersih, jaringan perpipaan terpasang namun kendala debit air yang berkurang akibat kemarau panjang saat itu membuat masyarakat di tiga lingkungan tidak dapat menikmati air bersih.

Tahun 2020, karena alasan dananya kecil maka fokus pembangunan sumur bor dan jaringan perpipaan dilingkungan oesu’u dengan dana sebesar Rp. 260.000.000, satu unit sumur bor mubazir lantaran tidak ada airnya.

“Setelah sumur bor tidak ada air, mereka sewa satu sumur gali milik warga, biaya sewa Rp. 10.000.000 tapi smapai sekarang tidak ada manfaatnya,”Ujarnya.

Douglas Meok, Ketua RW 01 juga menjelaskan terkait dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan menjahit tahun 2019 dan tahun 2020.

Baca Juga :  Perkuat Pembangunan Daerah, Bupati Yosef Lede Lepas 250 Mahasiswa KKN Undana ke 24 Kecamatan

Ia mengatakan, dana pelatihan menjahit tahun 2019 sebesar Rp. 110.000.000 dan tahun 2020 sebesar Rp. 90.000.000 lebih.

Dana sebesar itu selama dua tahun kata dia, digunakan untuk pelatihan kepada 40 orang peserta. Yang disayangkan adalah, setelah selesai pelatihan peserta tidak pernah diberikan mesin jahit sebagai modal memulai usaha.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung