
Sementara itu, Nasar Paintik Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kupang-NTT yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (02/08) menjelaskan, perencanaan awal sepanjang 12 kilometer tanpa agregat B sepanjang 3 kilometer.
Dalam perkembangannya kata dia, agregat B sepanjang 3 kilometer harus ditambahkan serta cutting penurunan badan jalan pada beberapa titik, sehingga kemudian dilakukan addendum hanya 10 kilometer dengan ketebalan pemadatan hotmix 4 sentimeter.
Diungkapkannya, Dinas PUPR akan melakukan uji dengan core setiap 25 meter untuk mengetahui berapa ketebalan hotmix, jika tidak sesuai dengan spesifikasi maka Dinas meminta pelaksanaan untuk menambah ketebalannya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












