Dampak lain kata warga, jalan tersebut juga tidak dilengkapi tembok penahan dikedua belah sisinya sehingga ketika musim hujan dengan intensitas tinggi maka dipastikan material tanah putih akan terbawa banjir dan menumpuk pada lahan sawah milik warga sekitar.
Warga sekitar sudah pernah komplain kepada pelaksana pekerjaan terkait sirtu yang digunakan tetapi sang kontraktor tidak bergeming.
Warga menegaskan, Dinas PUPR harusnya segera bersikap tegas terhadap pelaksana pekerjaan agar segera mengganti sirtu baru yang lebih berkualitas. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












