Dirinya bahkan meminta maaf mewakili manajemen RSUD Naibonat dan berjanji akan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh tenaga medis dna stafnya. Sebab apa yang dilakukan oleh salah satu stafnya merupakan tindakan yang tidak senonoh terhadap pasien dan Wakil Ketua DPRD.
“Apa yang dilakukan staf itu tidak pernah kami ajarkan seperti itu, jadi kami mohon maaf dan tadi sudah kami sampaikan kepada pak Anis bahwa kesalahan anak-anak adalah kesalahan saya juga selaku pimpinan, itu diluar kontrol kami,”kata dia.
Sedangkan terkait RDP yang akan dilakukan oleh DPRD sebagaimana pernyataan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, dirinya berharap agar terlebih dahulu diberikan kesempatan untuk melakukan pembenahan di internet RSUD Naibonat.
“Kalau terkait RDP, saya mohon untuk diberikan kesempatan kepada kami melakukan evaluasi dan pembenahan. Namun jika RDP ini tetap dilaksanakan sebagai bagian dari wewenang DPRD maka kami pun siap. Terima kasih juga kepada teman-teman wartawan yang sudah turun melihat langsung kondisi di rumah sakit,”ucapnya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
