Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Oknum ASN Lingkup Dinkes Bantah Terlibat Politik, Screenshot Chat WhatsApp Terbukti?

kabar-independen.com
Politik Uang Bom Waktu Kehancuran Bangsa
Foto : Ilustrasi/Net

Melalui chat WhatsApp dengan EP, Ruth Pasaribu meminta dikembalikan uang yang sudah diterima EP seraya mengancam akan memberhentikan EP sebagai kader posyandu.

IMG 20240228 WA0002
Chat via pesan WhatsApp antara Kapustu dengan Kader EP.

Ruth Pasaribu dalam chat WhatsApp juga turut menyebut Kepala Puskesmas Tarus serta Kepala Desa Oebelo.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Selain membantah terlibat politik praktis, Ruth Pasaribu juga membantah telah melakukan intimidasi terhadap wartawan.

Ia sempat merebut handphone milik wartawan untuk menghapus rekaman video dan juga menyebut wartawan susah makan.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Bangun Keluarga, Aurum Titu Eki Lantik Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kupang

Kader posyandu berinisial EP yang dikonfirmasi tim media, Senin (26/02/2024) siang di kediamannya justeru membeberkan hal sebaliknya.

EP mengatakan, Ruth Pasaribu telah memberinya uang Rp. 200.000 tanggal 12 Februari 2024 untuk memilih Caleg RAM dari PBB. Saat memberi uang itu, sang Kapustu minta agar EP memberikan bukti foto kalau sudah memilih RAM.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung