Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Melki-Johni Siap Bangun Industri Pengolahan, Jadikan Rote Ndao Beranda Terindah di Selatan NKRI

kabar-independen.com
IMG 20241115 WA0012

Selain itu, perihal pendapatan asli daerah (PAD) yang kecil, diutarakan Melki, dikarenakan masyarakatnya tidak didorong untuk mengolah hasil buminya.

“Melki-Johni mempunyai sebuah desain ke depan kabupaten kota di NTT harus masuk pada industri pengelolaan hasil bumi, baik di sektor pertanian, kelautan perikanan, peternakan, perkebunan dan pariwisata,” cetus Melki.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

“Jangan lagi kita jual hasil mentah, tetapi kita olah dulu jadi barang jadi baru kita pasarkan menjadi hasil bernilai tinggi. Dengan begitu, hasil bumi di Rote ini punya nilai tambahnya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Asyik Cari Ikan di Danau Tuadale, Warga Kupang Barat Diterkam Buaya

Ia menerangkan, jikalau masyarakat menjual bahan mentah kepada orang lain, pendapatan dari masyarakat petani atau nelayan itu hasilnya biasa-biasa saja.

“Kalau masyarakat punya banyak uang, sudah pasti PAD akan naik sehingga masyarakat bisa membayar retribusi dan pajak, alhasil daerah makin makmur dan sejahtera. Sehingga bersama Ita Esa kita buat Rote Ndao lebih maju. Jadi PAD meningkat jika pendapatan perkapita masyarakat bertambah melalui industri pengelolaan hasil bumi,” jelas Melki lagi.

Diutus Presiden Prabowo untuk Pimpin NTT

Baca Juga :  Konsisten Tingkatkan Kapasitas Lembaga Keagamaan, Bupati Kupang Serahkan Hewan Kurban di 3 Masjid

“Saya ditugaskan sebagai gubernur melalui pertemuan suatu sore antara pak Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono dan Zulkfli Hasan,” cerita Melki.

Dalam pertemuan itu, dikatakan Melki, ketiga tokoh nasional itu berdiskusi tentang siapakah yang akan maju menjadi calon gubernur di 38 provinsi dari koalisi Prabowo-Gibran.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung