Oelamasi, KI – Sejumlah masyarakat Pulau Semau Kabupaten Kupang – NTT mendatangi Gedung DPRD untuk menyampaikan aspirasi sebagai bentuk protes terhadap kenaikan tarif kapal Feri rute Bolok – Semau dan sebaliknya.
Masyarakat menilai kenaikan tarif kapal Feri tidak rasional serta tidak berpihak pada masyarakat pulau Semau yang barusan pulih ekonominya dari hantaman Pandemic covid.
Kehadiran masyarakat pulau Semau di sambut Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang Deasy Ballo- Foeh serta anggota komisi diantaranya Anton Natun, Tome da Costa, Ferdi Teuf, Yohanis Munah, Erens Leka, Dominggus Arimeta, Hans Taopan dan Adhy Koroh yang langsung menggelar RDP, Selasa (21/03/2023) di ruang rapat Komisi.
Bernadus Laitabun, perwakilan masyarakat semau mengatakan, jika kenaikan tarif kapal Feri tidak terlalu signifikan mungkin bisa dipahami, tetap kenaikan tarif kali ini mencapai 100 persen baik untuk tarif orang, kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat semua golongan.
Ia menilai kebijakan menaikan tarif mestinya mempertimbangkan kondisi masyarakat pasca Pandemic covid serta lama waktu berlayar kapal Feri dari pelabuhan Bolok – Semau dan sebaliknya hanya 15 menit sehingga tidak terlalu banyak menghabiskan bahan bakar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












