Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Lokasi Proyek Pompa Air Bagi Poktan Dalehi Dipindahkan, Petani : Apa Dasarnya?

kabar-independen.com
IMG 20220822 200743

Hasil survei oleh tim Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan bahwa lokasi yang diusulkan oleh Poktan tidak layak dengan alasan persawahan Jatidale merupakan daerah berair dan bukan lahan kering.

Menurutnya, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan kemudian minta kepadanya untuk mencari lokasi lain milik Poktan Dalehi. Tim kemudian melakukan survei ulang lokasi baru di Kelurahan Oesao yang memiliki sumber air dari kali Oesao dengan hamparan lahan kering sehingga dibangunlah proyek senilai Rp.145 juta.

“Pompa air harus di sumber air yang jelas jadi yang pertama di survei yaitu sumber air kali, kedua yaitu lokasi lahan kering. Makanya disetujui di Oesao. Memang awal kita minta ke Jatidale, tapi jatidale bukan lahan kering,”ungkap Melkias Manu.

Melkias Manu mengaku telah berkonsultasi dengan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Kupang terkait pemindahan lokasi dari Jatidale Kelurahan Naibonat ke Kelurahan Oesao Kecamatan Kupang Timur.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Kultural, Bupati Yosef Lede Buka Rakor Lembaga Adat Desa se-Kabupaten Kupang

Namun demikian, Ketua Poktan Dalehi Melkias Manu belum dapat memastikan berapa luas lahan yang dapat dialiri pada lokasi yang baru di Kelurahan Oesao.

Ia juga mengakui jika pemindahan lokasi dari Jatidale ke Kelurahan Oesao belum disosialisasikan kepada seluruh anggota Poktan Dalehi. Ia juga belum mengantongi berita acara pemindahan lokasi dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung