Lokasi pompa air yang semula harus ditempatkan di persawahan Jatidale untuk mengairi 115 hektar lahan, dipindahkan oleh Ketua Kelompok Tani Dalehi ke Kelurahan Oesao tepatnya di RT. 13/ RW. 04.
Lokasi pembuatan rumah pompa dan perlengkapan tambahan lainnya telah dibangun oleh Ketua Poktan Dalehi tepat dibelakang rumah pribadinya, dimana luasan lahan diperkirakan tidak mencapai 1 hektar.

Petani di kawasan persawahan Jatidale ucapnya, sangat membutuhkan mesin pompa itu untuk peningkatan produktivitas pertanian serta peningkatan indeks pertanaman. Semula petani hanya bisa menanam padi sekali dalam satu musim, dengan mesin pompa diharapkan petani bisa menanam lebih dari sekali dalam satu musim tanam.
“Proposal kami minta di Jatidale, saya sudah tandatangan semua, tapi setelah dapat bantuan, lokasi dipindahkan ke Oesao yang hanya bisa siram kelapa dan pisang,”ujar Daniel Keo.
Melkias Manu, Ketua Poktan Dalehi yang dikonfirmasi, Senin (22/08/2022) di kelurahan Oesao membenarkan bahwa usulan kelompok lokasinya di persawahan Jatidale.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












