Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kuat Dugaan Petugas IB Kecamatan Amarasi dan Kupang Timur Lakukan Pungli

kabar-independen.com
sapi 151121171852 517
inseminasi buatan kawin suntik
Foto : Ilustrasi IB/Net

Keluhan yang sama diungkapkan salah satu peternak lainnya di Kecamatan Amarasi.

Menurut peternak yang enggan disebutkan namanya itu, oknum petugas IB berinisial JJ ini selalu meminta bayaran saat melakukan kawin suntik terhadap sapi betinanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

“Maaf saya minta jangan sebut nama saya ya. Soalnya kami kenal baik. Memang saya biasa bayar Rp 400.000 per ekor. Kalau dia (JJ) suntik lebih dari tiga atau empat ekor biasanya kami bayar anak sapi dari salah satu betina yang bunting”, ujarnya.

Baca Juga :  Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Wamen Dikti Sains-Tek Lepas 2.319 Mahasiswa KKN GENTASKIN Batch II di NTT

Ia mengaku rela membayar mahal karena IB itu sangat baik untuk menghasilkan bibit sapi yang berkualitas super.

“Saya bayar saja. Karena IB itu bagus. Hasilkan anak sapi yang berkualitas super. Harga anak sapi hasil IB itu biasa mencapai Rp 10.000.000 sampai 15.000.000 per ekor”, jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini sapi yang diperoleh oknum JJ sebagai ongkos kawin suntik dari peternak di Kecamatan Amarasi sudah mencapai puluhan ekor.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Aleksander Oktovianus Matte belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan pungli oknum petugas IB Dinas Peternakan Kabupaten Kupang ini. (tim)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung