Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Korban Seroja di Oesena Butuh Solusi, Administrasi Bukan Urusan Masyarakat

kabar-independen.com
PicsArt 08 15 08.16.55

Oelamasi, KI – Batalnya relokasi 239 Kepala Keluarga korban badai Seroja di Desa Oesena membuat masyarakat meradang. Harapan mendapatkan hunian baru kini pupus sudah seiring berita batalnya relokasi.

Dengan batalnya relokasi saat ini membuat korban patahan tanah akibat badai Seroja April silam kembali hidup waspada karena seketika kondisi patahan tanah dapat menelan korban jiwa.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Lukas Boymau, warga Desa Oesena Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu (15/08/2021) di Desa Oesena mengatakan, semua jenis administrasi yang dibutuhkan bukan urusan masyarakat, itu menjadi urusan pemerintah Kabupaten Kupang, masyarakat butuh solusi nyata dari persoalan yang dihadapinya.

Baca Juga :  Asyik Cari Ikan di Danau Tuadale, Warga Kupang Barat Diterkam Buaya

Masyarakat korban badai Seroja merasa heran dengan informasi pembatalan relokasi justru didengar saat sekian lama menanti kejelasannya. Jika saja terdapat kekurangan administrasi maka seharusnya Pemkab Kupang yang paling tahu dan bukan masyarakat. Pemkab seharusnya bergerak cepat, pro aktif berkomunikasi dengan pihak – pihak yang berhubungan langsung dengan rencana relokasi.

Ia mengisahkan, informasi yang diterima masyarakat simpang siur. Walaupun Lokasi sudah diukur, foto lokasi pun sudah ada. Masyarakat menunggu kelanjutan informasi namun tidak jelas.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung