Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kasus DBD di Desa Mata Air, Puskesmas Tarus Masih Cuek

kabar-independen.com
1617077822460

Oelamasi, KI – Dua kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi diwilayah Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupatrn Kupang – NTT.

Walau demikian, Puskesmas Tarus terkesan masih cuek, hingga kini belum ada tindakan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Nelson Lay, kakek kandung dari 2 orang Balita penderita DB, Minggu (28/03/2021) via panggilan telepon menyayangkan sikap Puskesmas Tarus yang belum mengambil langkah apapun.

Baca Juga :  Hasil Bumi dikeruk, Pengusaha Semakin Kaya Sementara Rakyat Nikmati Lumpur dan Debu. Potret Eksplorasi Galian C di Takari.

Kata Nelson Lay, dua orang cucunya mengalami DBD pada pekan kemarin dan sudah dilaporkan juga ke Puskesmas Tarus. Ia berharap pihak Puskesmas Tarus segera mungkin melakukan pengasapan atau fogging untuk mengendalikan faktor penyebab DBD.

Penyakit DBD kata dia, juga merupakan salah satu jenis penyakit berbahaya sehingga diperlukan penanganan cepat sehingga jentik – jantik nyamuk tidak menyebar.

Kepala Puskesmas Tarus, Marsela Masneno, A.md.Kep yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Minggu (28/03/2021) mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan di puskesmas, pasien langsung dirujuk ke RS. Kartini.

Baca Juga :  Upacara Harkitnas ke-118 di Kabupaten Kupang, Sekda : Momentum Jaga Tunas Bangsa

Dari Puskesmas Tarus sudah turun ke lokasi dan melakukan Penyelidikan Epidemiologi dirumah dan sekitar rumah termasuk dirumah tetangga tapi tidak ditemukan jentik nyamuk. Hal ini juga  Sudah dilaporkan ke dinas kesehatan Kabupaten Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung