Masyarakat diminta mulai berpikir, bekerja selayaknya olahraga estafet yang merefleksikan semangat kolektif, berhamoni, berkolaborasi dan seirama dalam dalam gerak serta satu pikiran untuk satu tujuan bersama.

Walaupun dilaksanakan dengan sangat sederhana tetapi tidak mengurangi khitmat, masyarakat tetap antusias mengikuti seluruh prosesi upacara hingga selesai dengan baik.
Usai upacara dilanjutkan dengan beberapa kegiatan kebersamaan antara lain menari tarian daerah bersama, pembacaan puisi serta pertunjukan lainnya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












