Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kades Manusak Ragukan Akurasi Data Prevelensi Stunting

kabar-independen.com
IMG 20220819 WA0002

Oelamasi, KI – Kepala Desa Manusak Kecamatan Kupang Timur ragukan akurasi data prevelensi stunting yang digunakan sebagai rujukan oleh tim percepatan penanganan di Kabupaten Kupang.

Untuk di ketahui bahwa data menyebutkan sebanyak 24,1 persen atau 7.207 balita kategori Stunting, jumlah ini tersebar di sekitar 110 Desa.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Menurut Kepala Desa Manusak Arthur Ximenes, SH, Kamis (18/08/2022) diruang kerjanya, data yang terpublikasi menyebut angka 82 balita kategori Stunting ada di wilayahnya, padahal nyatanya tidak sampai angka 82.

Baca Juga :  Satgas Yonif 743/PSY Bersama Seluruh Elemen Masyarakat Mengibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Jaya Papua

Dirinya mengaku memiliki data akurat Prevelensi Stunting di Desa Manusak hanya 11 balita kategori Stunting dan bukan 82 balita.

“Sebelas balita itu kita sudah lakukan penanganan selama satu bulan penuh yang berakhir tanggal 5 Agustus 2022 dan setelah kita lakukan penimbangan ternyata berat badan mereka sudah normal. Itu bukan Stunting tapi kurang gizi jadi tidak betul kalau itu dianggap Stunting,”ujarnya.

Tim yang dibentuk oleh pemerintah desa selalu melakukan evaluasi, jika masih ditemukan balita kurang gizi maka pemerintah desa memberi makanan tambahan sehingga asupan gizinya tercukupi.

Baca Juga :  Satgas Yonif 743/PSY Bersama Seluruh Elemen Masyarakat Mengibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Jaya Papua

“Jadi tidak benar 82 itu, kita tidak tahu siapa yang mendata karena untuk menentukan apakah anak Stunting atau tidak dari hasil penimbangan bulan Februari dan Agustus, kalau diluar itu bagaimana, kriterianya apa. Kita di desa ada panduannya yang dikelurkan oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Desa,”beber Arthur Ximenes.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung