Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Indikator Kemiskinan Sebagai Syarat KPM PKH Tidak Sesuai Kondisi di NTT, Ini Langkah UDN Kupang

kabar-independen.com
IMG 20240308 WA0016
UDN Kupang bersama PKH Provinsi NTT menggelar kegiatan di Desa Tanah Putih, Jumat 08/03/2024. Foto : Semi Pello

Koordinator Wilayah PKH NTT Polikarpus Meo Teku menjelaskan, kriteria kemiskinan secara nasional sangat general atau berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia.

IMG 20240308 145723
Koordinator Wilayah PKH NTT Polikarpus Meo Teku.

Sementara konteks kemiskinan di Indonesia bagian timur tentu berbeda dengan daerah Jawa, maka indikator bagi penerima PKH harus lebih kontekstual.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

“Contoh kalau kita di NTT rumah kayu itu orang miskin, tapi kalau di Jawa rumah kayu itu termasuk villa dan itu milik orang kaya,”tandasnya.

Baca Juga :  Bupati Kupang Yosef Lede Komit Bantu Penyelesaian Pembangunan Gereja GMIT Imanuel Hausisi

Daerah mesti melihat konteks kemiskinan sesuai kondisi daerah sehingga terdapat hal khusus yang dapat dijadikan sebagai standar bagi penerima PKH.

Ia mengatakan, secara nasional telah ditetapkan KPM PKH seluruh Indonesia mencapai 10 juta orang, PKH ditujukan untuk keluarga miskin , komponen kesehatan (Bumil, bayi balita) pendidikan (SD, SMP, SMA/SMK) dan kesejahteraan sosial (lansia dan disabilitas).

Sementara itu, Matheos Dethan Sekretaris Desa Tanah Putih menyambut baik kegiatan yang dihelat oleh UDN bersama PKH Provinsi.

“Selaku pemerintah, kegiatan ini sangat bermanfaat buat masyarakat di desa, semoga ke depan bisa diadakan setiap tahun,”ucapnya. (Semi)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung