Selain fasilitas umum berupa sekolah dan rumah ibadah yang rusak akibat angin kencang, juga ada rumah masyarakat yang terendam banjir .
Menurutnya, jembatan termanu perbatasan Fatuleu Barat dengan Amfoang Barat Daya kondisinya sudah rusak parah dihantam banjir, ia sudah berkoordinasi pula dengan Dinas PUPR guna penanganan darurat.
“Sumur milik masyarakat Di Desa Pariti tergenang banjir, air sumur tidak bisa dikonsumsi, kami akan bantu pasok air bersih,”ungkapnya.
Satu korban jiwa terjadi di Desa Oelfatu Amfoang Barat Laut, seorang anak berusia 6 tahun. Rumah orang tuanya tertimpa pohon kelapa.
Personil BPBD bersama TNI dibantu masyarakat kata dia, berhasil menyebabkan seorang ibu hamil pasien gawat darurat di sungai Nefopal Desa Oelatimo Kupang Timur yang akan dirujuk ke RS Dedari Kupang.
“Puji TUHAN saya dengar informasi operasi Caesar berjalan lancar, ibu dan bayinya berhasil diselamatkan,”tutupnya. (Jessy)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












