Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Bupati Kupang Terpilih Kritisi Rekrutmen PPPK, Terindikasi Ada Permainan Politik

kabar-independen.com
Reporter : Jermi Mone Editor: Redaksi
Screenshot 2025 0109 083512

“Banyak tenaga honorer yang telah mengabdi 10 hingga 15 tahun gugur hanya karena proses rekrutmen yang tidak transparan. Ini jelas menimbulkan kekecewaan dan mencederai rasa keadilan,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kurangnya sosialisasi dari BKPSDM membuat pelamar tidak memahami prioritas formasi yang seharusnya diberikan kepada honorer Kategori 2 (K2) dan tenaga honorer lama.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Sebagai langkah awal, Yosef berencana meminta audit menyeluruh terhadap proses rekrutmen PPPK di Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  Wujud Perhatian Pesisir, Bupati Kupang Yosef Lede Letakkan Batu Pertama Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Semau

“Saya akan meminta tim khusus untuk memeriksa setiap tahap proses ini agar ke depannya tidak terjadi lagi ketidakadilan yang merugikan masyarakat,” imbuhnya.

Yosef Lede berharap agar proses rekrutmen PPPK dapat berjalan lebih transparan dan adil di masa mendatang. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

“Program PPPK seharusnya menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer, bukan malah menjadi ladang praktik tidak sehat. Saya akan memastikan ke depannya sistem ini diperbaiki agar lebih berpihak kepada mereka yang benar-benar berhak,” pungkas Yosef.

Baca Juga :  Oknum PPPK BKPSDM Kabupaten Kupang Terekam Judi Saat Jam Kerja, Kepala BKPSDM Siapkan Sanksi Tegas

Kasus ini mencerminkan pentingnya transparansi dalam setiap proses seleksi ASN, termasuk PPPK. Masyarakat berharap kepemimpinan Yosef Lede dapat membawa perubahan yang signifikan, terutama dalam memperbaiki sistem birokrasi di Kabupaten Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung