Menurut dokter yang merawat Martinus, lanjut Hagar, setelah hasil pemeriksaan laboratorium atas jaringan luka di bagian telinga kiri anaknya itu selesai, barulah akan dilakukan operasi.
“Dokter bilang nanti setelah 14 hari hasil laboratorium selesai baru bisa dioperasi. Jadi kami disuruh untuk keluar tahan dari rumah sakit dan hari Senin (tanggal 18/10/2021), itu kami disuruh untuk kontrol ke rumah sakit tapi sampai rumah sakit Yohanes, Martinus ditolak”, ungkapnya.
Karena tidak dirawat lagi, lanjut Hagar, luka di bagian telinga kiri puteranya itu tambah parah.
“Sekarang tambah parah. Luka di telinga tambah tebal dan berdarah”, ujarnya.
Hagar mengaku, bersama suami hanya bisa pasrah dengan kondisi penyakit yang dialami anaknya itu lantaran tidak memilki uang untuk berobat.
Diberitakan sebelumnya, Martinus Bait menderita penyakit yang diduga kanker sejak masih berusia lima tahun.
Namun karena tidak ada biaya pengobatan sehingga Martinus tidak pernah dibawa ke rumah sakit.
“Anak saya sakit sejak usia lima tahun. Sejak sakit sampai hari ini kami belum pernah bawa ke rumah sakit karena tidak ada uang,” ujar Hagar Appa.
Karena menderita sakit aneh itu, lanjut Hagar, Martinus tidak bisa bersekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












