Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Bocah Penderita Kanker Asal Kabupaten Kupang Ditolak Pihak Rumah Sakit

kabar-independen.com
IMG 20211103 094335

Menurut dokter yang merawat Martinus, lanjut Hagar, setelah hasil pemeriksaan laboratorium atas jaringan luka di bagian telinga kiri anaknya itu selesai, barulah akan dilakukan operasi.

“Dokter bilang nanti setelah 14 hari hasil laboratorium selesai baru bisa dioperasi. Jadi kami disuruh untuk keluar tahan dari rumah sakit dan hari Senin (tanggal 18/10/2021), itu kami disuruh untuk kontrol ke rumah sakit tapi sampai rumah sakit Yohanes, Martinus ditolak”, ungkapnya.

Karena tidak dirawat lagi, lanjut Hagar, luka di bagian telinga kiri puteranya itu tambah parah.

“Sekarang tambah parah. Luka di telinga tambah tebal dan berdarah”, ujarnya.

Hagar mengaku, bersama suami hanya bisa pasrah dengan kondisi penyakit yang dialami anaknya itu lantaran tidak memilki uang untuk berobat.

Diberitakan sebelumnya, Martinus Bait menderita penyakit yang diduga kanker sejak masih berusia lima tahun.

Namun karena tidak ada biaya pengobatan sehingga Martinus tidak pernah dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga :  Dugaan Mark-up dan Monopoli Bahan Baku Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kupang Mencuat, Korwil Angkat Bicara

“Anak saya sakit sejak usia lima tahun. Sejak sakit sampai hari ini kami belum pernah bawa ke rumah sakit karena tidak ada uang,” ujar Hagar Appa.

Karena menderita sakit aneh itu, lanjut Hagar, Martinus tidak bisa bersekolah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung