Oelmaasi, KI – Warga Desa Oelnaineno Kecamatan Takari khususnya dusun III Tiluntob berkesempatan bertemu dan bertatap muka dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang.
Kunjungan Wakil Ketua DPRD itu dalam rangka melakukan reses (libur bersidang) untuk menjaring aspirasi masyarakat. Mendapat kunjungan pimpinan DPRD, warga kemudian mengutarakan berbagai persoalan yang dihadapi.
Persoalan masyarakat dusun III Tiluntob Desa Oelnaineno yang diungkap sejumlah warga antara lain ketiadaan jaringan telekomunikasi. Walaupun tower milik Telkomsel telah dibangun 10 tahun lalu, namun kesulitan jaringan telekomunikasi dan jaringan internet cukup meresahkan warga
Apalagi disaat pandemi covid yang membatasi kegiatan, termasuk diantaranya para siswa yang kesulitan belajar secara mandiri dirumah akibat ketiadaan jaringan.
Ada pula warga yang mengadukan soal terbakarnya dua ruangan SMPN 13 Takari yang hingga saat ini belum diketahui sejauh mana perkembangan penyidikan pihak kepolisian. Terbakarnya dua ruang belajar berakibat SMPN 13 Takari kekurangan ruang belajar.
Warga meminta agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera bertindak mengatasi persoalan kekurangan ruang belajar di SMPN 13 Takari.
Selain itu, ada pula permintaan warga terkait akses jalan menuju sebuah dusun di ujung perkampungan Tiluntob, sebuah jembatan gantung untuk memudahkan akses transportasi para siswa SD, SMP dan SMU dari dan menuju sekolah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












