Bagi Anthon Natun, keberpihakan terhadap rakyat adalah hal yang mutlak bagi seorang politisi. Apalagi sudah cukup lama masyarakat menderita akibat infrastruktur jalan yang memprihatinkan.
Dirinya berharap langkah yang dilakukan oleh masyarakat di Amabi Oefeto Timur ini terus perjuangkan, tidak boleh lama, tidak boleh kendor, tidak boleh konflik, yang belum paham harus bisa bergandengan untuk terus memperjuangkan sampai realisasi. Ini yang penting.
“Saya miris karena sudah tahun 2022 ini jalan di Amabi Oefeto Timur susah. Saya punya mobil saja tidak bisa tembus. Paling sampai Pathau, tapi kalau saya naik ke Oenuntono saya tidak sanggup. Kalau kita dari Raknamo, kita mau masuk sampai Niunbaun itu juga kesulitan,”ujarnya.
Pemerintah Provinsi NTT akan menyiapkan anggaran kurang lebih 80 miliar untuk intervensi dia ruas jalan di Amabi Oefeto Timur jika sudah ada pengalihan status jalan. Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Maksi Nenabu di hadapan gubernur saat audiens dengan masyarakat Amabi Oefeto Timur.
“Kita berharap status jalan segera berubah dan tahun depan sudah ada dalam perencanaan. Paling lambat tahun 2024 jalan tersebut sudah diperbaiki,”tutup Anthon Natun. (Tim)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
