Nilai luhur Pancasila, UU RI tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI berkaitpaut dengan kehidupan keseharian masyarakat di Indonesia pada umumnya. Nilai – nilai luhur yang terkandung dalam empat pilar itu mulai mendapat tantangan.
Tantangan kata dia, bukan hanya soal pandemi covid-19, tantangan lain seperti rendahnya pemahaman tentang empat pilar kebangsaan, ketidakadilan, kesewenang-wenangan dalam berbagai tingkatan, tidak saling menghargai, budaya gotong-royong serta tolong – menolong yang mulai hilang, tindakan korupsi, ketimpangan, pemaksaan dan tantangan lainnya.
Disadari bahwa berbagai tantangan itu mulai menggerogoti sendi – sendi kehidupan masyarakat, menggerogoti nilai luhur empat pilar kebangsaan.
Terus melakukan sosialisasi empat pilar merupakan tekad dan kegigihannya untuk terus memberi pemahaman bahwa empat pilar itu sangat penting, luhur dan mulia sebagai fondasi bangsa.
“Sebagai wakil bapak dan ibu ditingkat nasional, tugas penting untuk terus mensosialisasikan empat pilar kebangsaan ini, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang mejemuk ini, kita tetap ada dalam satu bingkai yaitu NKRI,”Tegasnya.
Paling penting adalah masyarakat dapat mengimplementasikan nilai empat pilar kebangsaan itu dalam kehidupan keseharian dilingkungannya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












