Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Langkah Senyap Yosef Lede – Aurum Titu Eki Menuju Swasembada 2026: Saat Deru Mesin Mengubah Nasib Petani Kabupaten Kupang

kabar-independen.com
Editor: Redaksi
IMG 20260710 WA0054

KUPANG, KI — Selama puluhan tahun, Kabupaten Kupang dikenal memiliki bentangan lahan pertanian yang luas dan potensial. Dari dataran Kupang Timur, hamparan sawah Sulamu, kawasan Kupang Barat hingga wilayah kepulauan Semau dan pelosok Amfoang, sektor pertanian selalu menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat.

Namun, potensi besar tersebut kerap terhambat oleh persoalan klasik: minimnya alat dan mesin pertanian (alsintan).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Kelangkaan traktor, mesin pompa air, hingga combine harvester di masa lalu membuat proses pengolahan lahan berlangsung lambat. Tidak sedikit petani yang terlambat menanam karena harus mengantre alat, sehingga produktivitas pertanian belum mampu mencapai potensi maksimalnya.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Yosef Lede bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki bergerak cepat. Keduanya menjadikan modernisasi pertanian sebagai agenda prioritas pembangunan daerah, mendorong percepatan mekanisasi sebagai fondasi kokoh menuju kemandirian pangan tahun 2026.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung