Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Harus Miliki Empati, Tidak Fokus Hanya Uang

kabar-independen.com
IMG 20220420 WA0040
Anggota DPRD NTT Adrian Manafe.

Oelamasi, KI – Anggota DPRD NTT merespon sikap SMUN I Takari Kabupaten Kupang – NTT yang melarang siswa Kelas XII ikut ujian semester lantaran tunggak pembayaran iuran komite.

Menurut Adrian Manafe anggota DPRD NTT asal Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), pihak sekolah seharusnya miliki empati terhadap siswa yang orang tuanya belum melunasi iuran komite.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

SMUN I yang terletak di Takari pihak sekolah mestinya mengetahui persis kondisi yang sedang terjadi. Para orang tua siswa terdampak akibat bencana, semua lahan pertanian rusak, terjadi gagal panen akibat bencana.

Pihak sekolah kata Adrian Manafe Anggota DPRD NTT, Sabtu (11/03/2023) melalui pesan WhatsApp, pihak sekolah seharusnya lebih mementingkan pendidikan di atas kepentingan ekonomi, apalagi sekolah itu milik pemerintah alias sekolah status negeri.

“Jadi menurut saya, SMUN I Takari harus segera ijinkan siswa ikut ujian dan KBM di sekolah, terlebih sudah ada perintah Kadis P&K NTT untuk gratiskan semua iuran komite bagi siswa,”ujarnya.
Gara-gara tunggak uang iuran Komite, siswa Kelas XII SMUN I Takari Kabupaten Kupang – NTT dilarang ikut ujian semester.

Diberitakan sebelumnya, Welmince Welkis, Salah satu orang tua siswa mengeluh dan mengaku kecewa dengan kebijakan sekolah yang tidak membolehkan anaknya ikut ujian semester karena belum melunasi iuran komite. (Jessy)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung