Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Selamatkan Kerugian Negara Kasus Hypermart, Ini Ungkapan Mantan Kajari Kupang

kabar-independen.com
IMG 20211001 WA0000

Oelamasi, KI – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur berhasil mengembalikan kerugian keuangan Negara atas kasus dugaan tindak pidana pengalihan aset Hypermart dengan total kerugian mencapai Rp 17.375.719.145,-

Kerugian Negara sejumlah itu dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten Kupang yang rencananya akan diinvestasikan di Bank NTT untuk masyarakat Kabupaten Kupang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang Shirley Manutede, SH, M.Hum, Jumat (01/10/2021) melalui pesan WhatsApp mengatakan, sebagai mantan Kajari yang membongkar kasus tersebut ikut terharu dengan pernyataan Bupati Kupang bahwa uang 17 miliar melebihi PAD Kabupaten Kupang untuk 1 tahun.

Baca Juga :  Warga Kelurahan Nonbes Geger! Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Hutan Mnera Kabnono, Kabupaten Kupang

Selain terharu, ia sekaligus lega karena turut berbuat untuk institusi dan daerah kabupaten Kupang dari perkara tersebut karena uang itu dapat dipergunakan membangun daerah. Ini juga sekaligus memberi efek jera dalam hal pemanfaatan aset daerah harus dikelola dengan baik dan benar.

“Seperti pesan Bapak Jaksa Agung RI dan Bapak Kajati NTT, Bukan berapa banyak jumlah tersangka, tetapi berapa banyak jumlah keuangan negara yang berhasil di selamatkan,”Ungkapnya.

Dirinya memberi apresiasi kepada seluruh Tim Lid Dik baik di Kejari Kabupaten Kupang maupun Tim Kejati NTT, khususnya Kajati NTT. Terus bergerak dan berkarya untuk negeri dan institusi tercinta. (Jessy)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung