<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wisata Pantai Teres &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/wisata-pantai-teres/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Dec 2022 01:07:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Wisata Pantai Teres &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanpa Perencanaan Matang, Objek Wisata Pantai Teres Terancam Mubazir</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/tanpa-perencanaan-matang-objek-wisata-pantai-teres-terancam-mubazir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2022 01:07:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Anton Natun]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Teres]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Pantai Teres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=3509</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Pembangunan objek wisata pantai Teres di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/tanpa-perencanaan-matang-objek-wisata-pantai-teres-terancam-mubazir/">Tanpa Perencanaan Matang, Objek Wisata Pantai Teres Terancam Mubazir</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Pembangunan objek wisata pantai Teres di Kelurahan Buraen Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang &#8211; NTT menyisakan pertanyaan apakah mega proyek itu akan memberi efek positif atau justru mubazir.</p>
<p>Mega proyek yang digadang-gadang akan menjadi salah satu penyumbang pendapatan daerah dari sektor pariwisata nyatanya hingga kini belum rampung dikerjakan.</p>
<p>&#8220;Jika kita ingin membangun destinasi wisata yang akan mendatangkan keuntungan PAD mesti harus ada kolaborasi antar OPD untuk menunjang hal itu, tidak bisa hanya di berikan pada salah satu dinas saja dan hal yang terutama adalah membuka diri untuk saran dari Dewan,&#8221;ungkap Anton Natun Kamis (01/12/2022) di Amarasi.</p>
<figure id="attachment_1782" aria-describedby="caption-attachment-1782" style="width: 602px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1782 size-full" src="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2021/12/EF8C4A11-A518-4810-9492-E4A96CB891CC.jpeg" alt="EF8C4A11 A518 4810 9492 E4A96CB891CC" width="602" height="305" title="Tanpa Perencanaan Matang, Objek Wisata Pantai Teres Terancam Mubazir 1"><figcaption id="caption-attachment-1782" class="wp-caption-text">Anton Natun Anggota DPRD Kabupaten Kupang.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Kupang telah mengucurkan dana hingga mencapai 49 miliar untuk membangun semua fasilitas pendukung pada objek wisata yang terletak di pantai selatan itu.</p>
<p>Menurut Anton Natun, pembangunan objek wisata itu tidak didasari dengan perencanaan yang matang serta perhitungan tepat agar tidak ada potensi kerugian keuangan negara akibat dari keputusan pembangunan tersebut.</p>
<p>Pemerintah seharusnya memperhitungkan banyak aspek sebelum memutuskan membangun objek wisata pantai Teres, bahkan pemerintah belum memiliki Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) yang menjadi acuannya. Dengan RIPPDA, pemerintah daerah bisa mendapatkan dana dari pemerintah pusat.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/tanpa-perencanaan-matang-objek-wisata-pantai-teres-terancam-mubazir/">Tanpa Perencanaan Matang, Objek Wisata Pantai Teres Terancam Mubazir</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek Wisata Pantai Teres Belum Kelar, Dewan Sebut Progres Sekitar 40 Persen</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/proyek-wisata-pantai-teres-belum-kelar-dewan-sebut-progres-sekitar-40-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 14:42:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota DPRD Kab Kpg]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kec Amarasi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mesak Mbura]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Teres]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi 5P]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Pantai Teres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=1490</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Mega proyek pengembangan destinasi wisata pantai Teres di Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/proyek-wisata-pantai-teres-belum-kelar-dewan-sebut-progres-sekitar-40-persen/">Proyek Wisata Pantai Teres Belum Kelar, Dewan Sebut Progres Sekitar 40 Persen</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Mega proyek pengembangan destinasi wisata pantai Teres di Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang &#8211; NTT hingga saat ini ternyata belum kelar dikerjakan, anggota DPRD memperkirakan progres pekerjaan baru mencapai 40 persen.</p>
<p>Destinasi wisata pantai Teres yang dikerjakan menggunakan dana APBD tahun anggaran 2020 dengan total dana mencapai 49 miliar dan digadang-gadang menjadi miniatur program revolusi 5P hingga menjelang akhir tahun 2021 belum kelar.</p>
<p>Bahkan terdapat item pekerjaan yang progresnya masih nol persen alias belum dikerjakan yaitu pembangunan satu buah kolam air laut.</p>
<p>Beberapa item pekerjaan seperti kolam renang air tawar baru terlihat fondasinya saja yang dikerjakan, demikian pula dengan kamar mandi dan aula serba guna pun sama. Tiga buah tugu dan restoran juga belum selesai dikerjakan.</p>
<p>Salah seorang pekerja yang enggan namanya disebut, Senin (27/09/2021) di lokasi pantai Teres menyebutkan, terlambatnya pekerjaan lebih disebabkan karena material terlambat di kirim oleh pemerintah.</p>
<p>Sumber mengaku, pekerjaannya telah terhambat satu bulan hanya karena pemerintah belum mengantar material yang dibutuhkan.</p>
<p>Pekerjaan kata dia dilakukan dengan sistem swakelola oleh masyarakat, dengan sistem swakelola ini semua material baik lokal maupun non lokal disuplai oleh pemerintah.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/proyek-wisata-pantai-teres-belum-kelar-dewan-sebut-progres-sekitar-40-persen/">Proyek Wisata Pantai Teres Belum Kelar, Dewan Sebut Progres Sekitar 40 Persen</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
