<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus Pembunuhan di Desa Fatukanutu &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/kasus-pembunuhan-di-desa-fatukanutu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jul 2021 16:41:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Kasus Pembunuhan di Desa Fatukanutu &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, Tersangka Peragakan 36 Adegan</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/rekonstruksi-kasus-pembunuhan-tersangka-peragakan-36-adegan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2021 14:52:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Polsek Kupang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Kupang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan di Desa Fatukanutu]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kupang Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=1156</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Untuk merampungkan berkas perkara penyidikan kasus pembunuhan di Desa Fatukanutu, Polsek Kupang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/rekonstruksi-kasus-pembunuhan-tersangka-peragakan-36-adegan/">Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, Tersangka Peragakan 36 Adegan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Untuk merampungkan berkas perkara penyidikan kasus pembunuhan di Desa Fatukanutu, Polsek Kupang Timur menggelar rekonstruksi. Dalam rekonstruksi itu, tersangka memperagakan 36 Adegan.</p>
<p>Rekonstruksi berlangsung di Tempat Kejadian Perkara di RT. 21/RW. 11 Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang &#8211; NTT, Senin (05/07/2021).</p>
<p>Demikian diungkap Kapolsek Kupang Timur Iptu Victor H. Saputra melalui Kasi Humas Polsek Kupang Timur Bripka Winfrid Edison Pian, Senin (05/07/2021) via pesan WhatsApp.</p>
<p>Dalam rekonstruksi itu, tersangka berinisial RAT memperagakan alur dirinya menghabisi nyawa korban Bernat Faot menggunakan sebilah parang dan dilakukan berulang &#8211; ulang kali.</p>
<p>Diawali ketika tersangka bersama anaknya datang ke kebun kelapa dan langsung memanjat pohon untuk memetik kelapa milik korban, saat itu korban pun datang ke kebun kelapa miliknya.</p>
<p>Ketika itu korban sempat bertanya apakah pelaku sudah minta ijin kepada pemilik kelapa atau belum. Mendengar itu, tersangka berjalan menghampiri korban dengan memegang sebilah parang ditangannya.</p>
<p>Sejurus kemudian, tersangka sudah berhasil memotong korban menggunakan parang yang dipegangnya tepat dibelakang kepala korban berulangkali. Setelah itu, tersangka pergi meninggalkan korban yang sudah tergeletak di TKP. (*/Jessy/Humas Polsek Kupang Timur).</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/rekonstruksi-kasus-pembunuhan-tersangka-peragakan-36-adegan/">Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, Tersangka Peragakan 36 Adegan</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketahuan Saat Mencuri Kelapa, Pemilik Kelapa Malah Tewas dibunuh Pencuri</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/ketahuan-saat-mencuri-kelapa-pemilik-kelapa-malah-tewas-dibunuh-pencuri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 May 2021 14:21:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AIPDA Lalu Rohandy Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Aldinan RJH Manurung]]></category>
		<category><![CDATA[Bripka Winfrid Edison Pian]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Polsek Kupang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Victor H. Saputra]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Kupang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan di Desa Fatukanutu]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=868</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Gara-gara ketahuan saat mencuri buah kelapa dan ditegur oleh pemilik kelapa, sang...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/ketahuan-saat-mencuri-kelapa-pemilik-kelapa-malah-tewas-dibunuh-pencuri/">Ketahuan Saat Mencuri Kelapa, Pemilik Kelapa Malah Tewas dibunuh Pencuri</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Gara-gara ketahuan saat mencuri buah kelapa dan ditegur oleh pemilik kelapa, sang pencuri kemudian dengan kejam membunuh sang pemilik. Pemilik kelapa dibunuh lantaran pelaku tidak terima ditegur saat ketahuan akan mencuri kelapa.</p>
<p>Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung, SH, SIK, M.Si didampingi Kapolsek Kupang Timur Iptu Victor H. Saputra saat memberi keterangan pers, Senin (24/05/2021) di Mapolres Kupang mengatakan, Kasus pembunuhan terjadi di Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang &#8211; NTT Minggu (23/05/2021) sekitar pukul 16.00 Wita.</p>
<figure id="attachment_870" aria-describedby="caption-attachment-870" style="width: 138px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-870" src="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2021/05/20210524_111458-138x300.jpg" alt="20210524 111458" width="138" height="300" title="Ketahuan Saat Mencuri Kelapa, Pemilik Kelapa Malah Tewas dibunuh Pencuri 1"><figcaption id="caption-attachment-870" class="wp-caption-text">Pelaku</figcaption></figure>
<p>Bernat Faot (52 tahun) pemilik pohon kelapa warga Desa Fatukanutu menjadi korban keganasan pelaku berinisial RAT (49 tahun). Korban tewas bersimbah darah akibat tebasan parang milik pelaku.</p>
<p>Menurutnya, pelaku yang panik akibat aksinya mencuri buah kelapa diketahui pemilik pohon kelapa, pelaku langsung membunuh korban menggunakan sebilah parang, korban seketika langsung menghembuskan nafas terakhir di TKP. Korban dihabisi oleh pelaku lantaran tidak terima ditegur oleh korban sebagai pemilik pohon kelapa.</p>
<p>Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dan bersembunyi dibelakang rumahnya. Kurang dari enam jam setelah terjadi peristiwa pembunuhan, pelaku berhasil diamankan polisi pada Pukul 19.30 Wita.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/ketahuan-saat-mencuri-kelapa-pemilik-kelapa-malah-tewas-dibunuh-pencuri/">Ketahuan Saat Mencuri Kelapa, Pemilik Kelapa Malah Tewas dibunuh Pencuri</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Terima Ditegur Saat Ambil Kelapa, Pemilik Kelapa Tewas Terbunuh</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/tidak-terima-ditegur-saat-ambil-kelapa-pemilik-kelapa-tewas-terbunuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 May 2021 15:29:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bripka Winfrid Edison Pian]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Humas Polsek Kupang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Victor H. Saputra]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Kupang Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan di Desa Fatukanutu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=844</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Ada saja alasan seseorang menghabisi nyawa orang lain tanpa beban. Terbaru, gara...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/tidak-terima-ditegur-saat-ambil-kelapa-pemilik-kelapa-tewas-terbunuh/">Tidak Terima Ditegur Saat Ambil Kelapa, Pemilik Kelapa Tewas Terbunuh</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Ada saja alasan seseorang menghabisi nyawa orang lain tanpa beban. Terbaru, gara &#8211; gara ditegur karena mengambil kelapa, pemilik kelapa malah tewas terbunuh.</p>
<p>Kasus ini terjadi di Kampung Oenunu Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang &#8211; NTT, Minggu (23/05/2021) sekira pukul 17.00 Wita.</p>
<p>Demikian diungkap Kapolsek Kupang Timur Iptu Victor H. Saputra melalui Kasi Humas Polsek Kupang Timur Bripka Winfrid Edison Pian, Minggu (23/05/2021) via pesan WhatsApp.</p>
<p>Bernat Faot (52 tahun) warga Rt.21/Rw.11 Dusun VI Desa Fatukanutu menjadi korban keganasan pelaku berinisial RAT (49 tahun) warga Rt.11/Rw. 08 Dusun 4 Desa Fatukanutu. Korban tewas bersimbah darah akibat tebasan parang milik pelaku.</p>
<figure id="attachment_846" aria-describedby="caption-attachment-846" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-846" src="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210523-WA0035-300x138.jpg" alt="IMG 20210523 WA0035" width="300" height="138" title="Tidak Terima Ditegur Saat Ambil Kelapa, Pemilik Kelapa Tewas Terbunuh 2"><figcaption id="caption-attachment-846" class="wp-caption-text">Pelaku berinisial RAT (tengah) saat ditangkap oleh anggota Polsek Kupang Timur dua jam setelah lejadian. (Foto : Humas Polsek Kutim)</figcaption></figure>
<p>Kejadian sadis yang menimpa korban berawal saat korban melihat pelaku sedang mengambil kelapa milik korban. Kemudian Korban menegur pelaku, tetapi pelaku tidak terima ditegur oleh korban sehingga pelaku spontan  mengambil sebilah parang yang dibawa pelaku pada saat datang untuk mengambil kelapa.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/tidak-terima-ditegur-saat-ambil-kelapa-pemilik-kelapa-tewas-terbunuh/">Tidak Terima Ditegur Saat Ambil Kelapa, Pemilik Kelapa Tewas Terbunuh</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
