<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Bipolo &#8211; Kabar Independen</title>
	<atom:link href="https://kabar-independen.com/tag/desa-bipolo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<description>kritis,tajam &#38; berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jul 2024 08:29:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x100.png</url>
	<title>Desa Bipolo &#8211; Kabar Independen</title>
	<link>https://kabar-independen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Juta Dana Desa Bipolo dan Oeteta Digelontorkan Untuk BUMDes, Pendapatan Nol Rupiah</title>
		<link>https://kabar-independen.com/daerah/ratusan-juta-dana-desa-bipolo-dan-oeteta-digelontorkan-untuk-bumdes-pendapatan-nol-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2024 08:29:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BUMDes]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bipolo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Oeteta]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sulamu]]></category>
		<category><![CDATA[Penyertaan Modal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6626</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Ratusan juta rupiah Dana Desa Bipolo dan Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang-NTT...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/ratusan-juta-dana-desa-bipolo-dan-oeteta-digelontorkan-untuk-bumdes-pendapatan-nol-rupiah/">Ratusan Juta Dana Desa Bipolo dan Oeteta Digelontorkan Untuk BUMDes, Pendapatan Nol Rupiah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Ratusan juta rupiah <a href="http://kabar-independen.com/tag/dana-desa">Dana Desa</a> Bipolo dan Oeteta Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang-NTT digelontorkan dalam bentuk penyertaan modal untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), namun hingga kini pemasukannya masih nihil alias nol rupiah.</p>
<p>Kepala <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-bipolo">Desa Bipolo</a> Tofilus Tapikab kepada awak media, Sabtu (20/07) di Bipolo mengatakan, <a href="http://kabar-independen.com/tag/penyertaan-modal">penyertaan modal</a> ke BUMDes Bipolo tahun 2017 pada masa kepemimpinan Kepala Desa sebelumnya senilai Rp. 100 juta rupiah.</p>
<p>Tetapi hingga saat ini kata dia, dana tersebut belum dapat dipertanggungjawabkan oleh pengurus <a href="http://kabar-independen.com/tag/bumdes">BUMDes</a>. Bukan hanya itu, pemasukan dari hasil usaha pun masih nol besar.</p>
<p>Pemerintah <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa">Desa</a> kata dia, telah berupaya maksimal baik secara lisan maupun tulisan, tetapi pimpinan pimpinan BUMDes berinisial IK beserta jajaran pengurus tetapi tidak mendapat respon positif. Para pengurus selalu mengelak jika diminta pertanggungjawabannya.</p>
<p>&#8220;Bagaimana kita mau melakukan penyertaan modal lagi kalau belum ada pertanggungjawaban dana sebelumnya,&#8221;ucapnya.</p>
<p>Dikatakannya, salah satu jenis usaha BUMDes dengar angaran penyertaan modal 2017 sebesar 100 juta rupiah yakni pembuatan <a href="http://kabar-independen.com/tag/taman-eden">taman eden</a> tetapi sampai dengan saat ini hasilnya tidak jelas seperti apa.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/daerah/ratusan-juta-dana-desa-bipolo-dan-oeteta-digelontorkan-untuk-bumdes-pendapatan-nol-rupiah/">Ratusan Juta Dana Desa Bipolo dan Oeteta Digelontorkan Untuk BUMDes, Pendapatan Nol Rupiah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Pengeroyokan di Desa Bipolo, Korban Mengaku Diikat Dalam Rumah Milik Oknum Kepala Sekolah</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pengeroyokan-di-desa-bipolo-korban-mengaku-diikat-dalam-rumah-milik-oknum-kepala-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jun 2024 11:40:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bipolo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sulamu]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Desa Bipolo Kecamatan Sulamu pada...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pengeroyokan-di-desa-bipolo-korban-mengaku-diikat-dalam-rumah-milik-oknum-kepala-sekolah/">Kasus Pengeroyokan di Desa Bipolo, Korban Mengaku Diikat Dalam Rumah Milik Oknum Kepala Sekolah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> Kasus dugaan <a href="http://kabar-independen.com/tag/tindak-pidana">tindak pidana</a> pengeroyokan yang terjadi di <a href="http://kabar-independen.com/tag/desa-bipolo">Desa Bipolo</a> Kecamatan Sulamu pada bulan April 2024 lalu menyisakan kisah pilu dari para korban yang selain dipukuli hingga nyaris menjemput ajal, juga diikat selayaknya binatang.</p>
<p>Dua orang korban berinisial YA dan CT, Sabtu (22/06) malam saat ditemui di seputaran Kabupaten Kupang mengisahkan, mereka berdua ditambah seorang korban lainnya bukan hanya dihajar sampai babak belur hingga nyaris ajal menjemput, juga diikat dalam rumah milik oknum Kepala Sekolah.</p>
<p>Dikisahkannya, ketiga korban alami siksaan hebat dipukuli, ditendang serta diikat selayaknya binatang lalu kemudian dipaksa makan sisa makanan yang sudah basi.</p>
<p>&#8220;Tangan kami diikat pertama pakai tali gewang, tapi setelah itu diganti dengan tali nilon lalu kami dipaksa makan sisa makanan,&#8221;ungkap kedua pemuda yang menjadi korban.</p>
<p>Korban mengakui diikat oleh seseorang berinisial DM dna setelahnya kemudian seseorang berinisial AD mengambil sisa makanan (nasi, sup sisa orang) lalu kami dipaksa makan, saat kami diikat itu pun terus kami dipukuli, ditendang dan dimaki-maki.</p>
<p>Oknum Kepala Sekolah itu kata korban melanjutkan, mengetahui semuanya karena kejadian berada dirumahnya tetapi tidak berinisiatif melerai atau menegur para terduga pelaku agar jangan melanjutkan aksinya.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/kasus-pengeroyokan-di-desa-bipolo-korban-mengaku-diikat-dalam-rumah-milik-oknum-kepala-sekolah/">Kasus Pengeroyokan di Desa Bipolo, Korban Mengaku Diikat Dalam Rumah Milik Oknum Kepala Sekolah</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Kupang Dinilai Lambat Ungkap Laporan Kasus Pidana Pengeroyokan di Desa Bipolo</title>
		<link>https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polres-kupang-dinilai-lambat-ungkap-laporan-kasus-pidana-pengeroyokan-di-desa-bipolo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[kabar-independen.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 14:26:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bipolo]]></category>
		<category><![CDATA[Pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Polda NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabar-independen.com/?p=6392</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oelamasi, KI &#8211; Polres Kupang Polda NTT dinilai lambat dan terkesan tidak profesional ungkap laporan...</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polres-kupang-dinilai-lambat-ungkap-laporan-kasus-pidana-pengeroyokan-di-desa-bipolo/">Polres Kupang Dinilai Lambat Ungkap Laporan Kasus Pidana Pengeroyokan di Desa Bipolo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, KI &#8211;</strong> <a href="http://kabar-independen.com/tag/polres-kupang">Polres Kupang</a> Polda NTT dinilai lambat dan terkesan tidak profesional ungkap laporan kasus pidana pengeroyokan yang terjadi di Desa Bipolo Kecamatan Sulamu.</p>
<p>Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Johanis Mase, Jumat (1/06) malam melalui sambungan telepon seluler mengaku kecewa dengan kinerja penyidik Polres Kupang yang menangani kasus ini.</p>
<p>Laporan <a href="http://kabar-independen.com/tag/polisi">polisi</a> Nomor STPL/B/109/IV/2024/SPKT/Polres Kupang/<a href="http://kabar-independen.com/tag/polda-ntt">Polda NTT</a> tanggal 14 April 2024 hingga kini mengendap di Polres Kupang.</p>
<p>Penyidik yang menangani kasus ini kata Johanis Mase Tidka dapat dihubungi oleh keluarga korban untuk sekedar mengetahui sejauh mana perkembangan kasus.</p>
<p>Tiga orang korban pengeroyokan pun telah membuat <a href="http://kabar-indepependen.com/tag/visum" target="_blank" rel="noopener">visum</a> et repertum di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk melengkapi bukti, tetapi sayangnya tidak juga ada perkembangan hingga saat ini.</p>
<figure id="attachment_6393" aria-describedby="caption-attachment-6393" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6393" src="https://kabar-independen.com/wp-content/uploads/2024/06/IMG_20240621_221022.jpg" alt="IMG 20240621 221022" width="640" height="820" title="Polres Kupang Dinilai Lambat Ungkap Laporan Kasus Pidana Pengeroyokan di Desa Bipolo 1"><figcaption id="caption-attachment-6393" class="wp-caption-text">Salah satu korban yang tergeletak tidak berdaya setelah dikeroyok sejumlah orang.</figcaption></figure>
<p>Johanis Mase mengungkapkan, tiga orang yang menjadi korban pengeroyokan bersama keluarga memendam rasa kecewa terhadap kinerja Polres Kupang.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com/hukum-kriminal/polres-kupang-dinilai-lambat-ungkap-laporan-kasus-pidana-pengeroyokan-di-desa-bipolo/">Polres Kupang Dinilai Lambat Ungkap Laporan Kasus Pidana Pengeroyokan di Desa Bipolo</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://kabar-independen.com">Kabar Independen</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
