Tujuan penamaan anakan pohon kata dia, untuk menyelamatkan daerah aliran sungai agar tidak terjadi longsor di masa yang akan datang.
Mesak Mbura minta Pemerintah Kabupaten Kupang segera menjawab keluhan masyarakat Desa Pukdale korban bencana Seroja yang hingga hari ini belum tuntas.
Pemerintah diharapkan segera mungkin merealisasikan dana tunggu hunian kepada 161 KK korban Seroja serta normalisasi kali Pukdale sepanjang 500 meter yang ditinggalkan oleh kontraktor pelaksanan normalisasi kali pasca Seroja.
Hofni Fanggidae, salah seorang warga Desa Pukdale mengatakan, korban Seroja di Desanya kebingungan harus bertanya lagi kepada siapa. Masyarakat selalu saja mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan dan malah terkesan dikibuli oleh pemerintah.
Masyarakat korban Seroja pernah bertanya kepada pemerintah Desa namun jawaban yang diperoleh yaitu silahkan bertanya saja pada Pemerintah Kabupaten Kupang. Setelah masyarakat bertanya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) malah dijawab bahwa itu kesalahan Desa karena data yang dikirim tidak valid.
“Kami pernah diancam pak, diancam oleh petugas di BPDB. Kami tanya ke Desa mereka bilang coba ke Kabupaten saja, kami ke Kabupaten mereka bilang itu salah Desa, kami bingung padahal ini janji 3 Menteri yang datang di Pukdale pasca Seroja. Habis tahun baru kami akan pergi bertanya lagi ke Kabupaten,”Bebernya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












