Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Anggota DPR RI Asal NTT Ungkap Kendala Pencairan Beasiswa PIP

kabar-independen.com
IMG 20220130 120800 scaled

Kupang, KI – Anggota DPR RI ungkap fakta mencengangkan tentang kendala pencairan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang terjadi saat ini di seluruh NTT. Kendala itu diyakini akan menghambat pencairan beasiswa tersebut.

Program Indonesia Pintar diperuntukan bagi siswa yang tidak mampu, namun kendala – kendala yang ditemuinya dapat menghambat penyaluran beasiswa kepada siswa penerima di seluruh NTT.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Anita Jacoba Gah, Anggota Komisi X DPR RI asal Partai Demokrat, Sabtu (29/01/2022) di Rumah Aspirasi Kota Kupang mengungkapkan sejumlah kendala pencairan beasiswa PIP.

Baca Juga :  Pantau TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Dorong SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan

Tanggal 31 Januari 2022 kata Anita Jacoba Gah merupakan batas akhir aktivasi rekening penerima beasiswa di Bank penyalur yaitu Bank BRI untuk siswa SD dan SMP, sementara Bank BNI untuk siswa SMU/SMK.

Jika lewat batas waktu aktivasi per tanggal 31 Januari 2022 siswa penerima beasiswa tidak melakukan aktivasi rekening maka dipastikan siswa tidak dapat menerima dana beasiswa itu.

Menjelang masa akhir aktivasi rekening, ternyata masih ribuan siswa calon penerima yang belum melakukan aktivasi. Hal ini berarti dana ratusan miliar tidak dapat tersalurkan, harus dikembalikan ke Kas Negara.

Baca Juga :  Pantau TKA dan Revitalisasi Sekolah, Bupati Yosef Lede Dorong SMPN 1 Kupang Tengah Jadi Sekolah Unggulan

“Ini yang menjadi persoalan penting bagi saya yang sudah memperjuangkan beasiswa ini sebagai wakil rakyat dari NTT. Saya berjuang mati – matian untuk tingkatkan penerima beasiswa PIP ini setiap tahun, provinsi NTT masih tergolong provinsi 3T,”Ungkapnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung