Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Korlantas POLRI dan PT Jasa Raharja Survey Jalur Tol Trans Jawa, Pastikan Kelancaran Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 2025

kabar-independen.com
IMG 20250208 WA0002

Kakorlantas Polri Brigjen Agus Suryonugroho mengatakan bahwa Korlantas Polri telah bersiap merumuskan berbagai skenario dan alternatif untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan, termasuk pengaturan lalu lintas seperti one way lokal dan rekayasa lalu lintas lainnya dari Jawa Barat.

“Kami memprediksi kemungkinan adanya lonjakan jumlah kendaraan pada tahun ini. Jasa Raharja juga sudah memperhitungkan betul tentang langkah-langkah pelebaran jalan, fungsi tol lainnya untuk bisa menampung pengalihan arus, dan lain sebagainya. Kami masih minta saran dan masukan terus untuk bisa merumuskan langkah-langkah yang tepat bersama-sama, baik itu alternatif pertama dan alternatif kedua,” jelas Agus.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin produk anda tampil disini? Klik Disini!!!

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antara seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan kelancaran Operasi Ketupat 2025.

“Persoalan-persoalan tahun lalu telah dievaluasi, dan prediksi ke depan telah kami siapkan dengan langkah-langkah strategis. Kami tidak hanya berfokus pada jalan tol, tetapi juga jalur alternatif, jalan nasional, hingga jalur di tingkat kabupaten. Komunikasi dan kolaborasi sangat diperlukan, agar pada H- sekian, kita sudah satu langkah merumuskan alternatif dan menerapkannya. Tidak ada yang paling hebat, semuanya hebat. Tidak ada yang punya peran paling besar, semuanya punya peran,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa Jasa Raharja berkomitmen penuh dalam mendukung langkah persiapan ini untuk mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2025.

“Survey jalur ini merupakan bagian dari langkah antisipatif kami dalam memastikan keselamatan pemudik. Dengan identifikasi titik rawan sejak dini, kami dapat memberikan rekomendasi strategis kepada Korlantas Polri dan stakeholder terkait untuk mengoptimalkan rekayasa lalu lintas dan mitigasi risiko kecelakaan,” ungkapnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung