Tiba di TKP, melihat anak – anaknya menangis karena sakit, sang Kadis peternakan dengan arogannya malah membentak anak – anak menyuruh diam.
Rombongan kemudian membawa dirinya bersama anak – anak ke Puskesmas Takari untuk mendapat pertolongan pertama, di Puskesmas pun sang Kadis Peternakan masih juga membentak anak – anaknya.
Akibat kejadian pendeta muda ini mengalami luka sobek pada bibir bagian atas, 7 buah giginya copot. Sementara anaknya mengalami luka – luka dan masih dirawat di RS Leona Kupang.
Suami korban mengatakan, ia sangat menyesalkan sikap arogansi Kepala Dinas Peternakan yang menunjukan sikap tidak terpuji dengan membentak anak – anak.
Sikap tidak terpuji juga ditunjukan hingga saat ini, setelah kejadian hingga saat ini sang Kepala Dinas tidak pernah menunjukan batang hidungnya untuk bertanggung jawab, bahkan hingga satu Minggu berselang tidak ada tanda – tanda ingin bertanggungjawab.
Untuk itu, sebagai masyarakat dirinya bersama istri dan anak – anak akan mengadukan kejadian yang dialaminya kepada Bupati Kupang sebagai atasan langsung dari Kepala Dinas.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang Aleksander O. Matte yang dikonfirmasi, Senin (12/07/2021) via sambungan telepon mengatakan, saat kejadian dirinya bersama rombongan baru saja pulang dari Desa Fatumonas Kecamatan Amfoang Tengah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
