Kronologi Penganiayaan Ibu Hamil di Kupang Timur: Pelaku Nyaris Bakar Rumah dan Serang Korban. Polisi Periksa Para Saksi

074c84f4 9de2 4741 baca f91819a70c56
Gambar Ilustrasi

“Terlapor Rendi Nopu sempat menyalakan pemantik api. Namun, karena aksinya keburu dipergoki oleh korban, terlapor berjalan meninggalkan halaman rumah sambil menendang gayung,” demikian isi laporan kronologis kejadian.

Tak berhenti sampai di situ, selang beberapa menit kemudian terlapor kembali lagi dengan membawa sebatang kayu bulat. Terlapor langsung mengayunkan kayu tersebut ke arah korban, beruntung pukulan itu meleset karena kayu tersangkut di atas seng atap rumah.

Melihat istrinya diserang, suami korban bernama Joan Kristanto Benyamin (28) langsung datang untuk melerai. Namun, situasi semakin memanas ketika terlapor justru melayangkan tendangan ke arah sang suami. Tendangan tersebut meleset dari sasaran sang suami, tetapi telak mengenai bagian perut kanan Marlina Pae yang sedang dalam kondisi hamil.

Tidak sendiri, terlapor Rendi Nopu saat itu juga bersama seorang rekan lainnya bernama Yance Fui, yang turut melancarkan tendangan ke arah dada suami korban. Akibat insiden penyerangan fisik ini, korban yang ketakutan akan keselamatan dirinya dan janin yang dikandungnya langsung mendatangi Mapolres Kupang untuk mencari keadilan hukum.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung

Exit mobile version