Kasus Pencurian Sapi Marak Terjadi di Takari, Kapolsek : Belum Ada Laporan Resmi

Reporter : Jermi Mone Editor: Redaksi
GridArt 20240802 221247831 1
Salah satu korban saat menemukan sapi betina miliknya tinggal kulit, tulang, kepala serta data korban di Takari yang sapinya dicuri.

Walaupun pihak Kepolisian belum menerima laporan kata Kapolsek, tetap saja pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi yang beredar dan cukup meresahkan warga pemilik sapi.

Menurutnya, Kapolres Kupang sudah memerintahkan kepada Kasat Reskrim dan Kapolsek untuk segera bertindak.

Diberitakan sebelumnya, Masyarakat pemilik ternak di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang-NTT resah akibat aksi pencurian sapi semakin marak terjadi dan hingga kini belum mampu dihentikan oleh aparat kepolisian.

Yonathan Loloin salah seorang pemilik ternak sapi di Takari, Jumat (26/07) melalui pesan WhatsApp mengatakan, tujuh bulan terakhir telah terjadi 20 kali aksi pencurian sapi.

Dikatakannya, para pencuri dalam melakukan aksinya menggunakan mobil-mobil mewah mengangkut daging sapi hasil curian.

Yonathan Loloin mengaku menjadi korban pencurian dimana sapi miliknya curi pada Jumat tanggal 26 Juli 2024 sekitar pukul 03.00 WITA.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung

Exit mobile version