Dugaan KDRT Berujung Maut di Oebelo: Istri Sebut Suami ‘Banting Diri’, Polisi Temukan Luka di Pelipis

Reporter : Tim Editor: Redaksi
Gemini Generated Image riv4riv4riv4riv4

“Adik datang dulu, tau kakak dia kenapa ini. Adik datang sudah, kakak napas sudah putus. Orang-orang sedang tunggu adik datang untuk berdoa supaya bisa kasih mandi kakak,” ungkap DT kepada pelapor, sebagaimana tercantum dalam laporan polisi.

Alibi Terlapor yang Mencurigakan
Kecurigaan keluarga mencuat saat Sefri tiba di kediaman korban yang terletak di Jalan Gang Oebelo, RT 022, Desa Oebelo. Saat memeriksa jenazah, Sefri menemukan luka pada pelipis kiri korban.

Ketika ditanya mengenai asal luka tersebut, DT berdalih bahwa suaminya melukai dirinya sendiri saat sedang tidur.
“Kakak tadi tidur di lantai, makanya dia banting diri di lantai sampai pelipis luka,” kilah DT kepada pihak keluarga saat itu.

Identitas Korban dan Terlapor
Berdasarkan data dari pihak kepolisian, berikut adalah identitas para pihak yang terlibat adalah Korban Y.T (41), seorang wiraswasta asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Terlapor: DT (31), Ibu Rumah Tangga asal Desa Babuin, TTS serta Saksi-saksi: Yuven Runesi dan Antoneta Nenoliu (37).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com

+ Gabung

Exit mobile version