Oelamasi, KI – Kirab obor menandai Perayaan HUT ke 100 tahun (satu abad) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI). Sembilan mata jemaat GPdI di Kota dan Kabupaten Kupang menjadi persinggahan obor sebagi simbol misi pelayanan GPdI.
Jemaat GPdI Torsina Ekam Desa Kotabes Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang menjadi titik terakhir persinggahan kirab obor 100 tahun GPdI yang berdiri dan memulai misi pelayanan sejak tahun 1952 itu.
Ketua Majelis Daerah GPdI NTT Pendeta Abraham Soleman Nenobais, Jumat (12/03/2021) di Jemaat Torsina Ekam mengatakan, perkembangan pelayanan GPdI di NTT cukup baik dari semula hanya 17 mata jemaat, kini telah berkembang menjadi 417 mata jemaat diseluruh Provinsi NTT.
Sejak menjabat sebagai pimpinan tertinggi GPdI di NTT pada tahun 2017, jumlah mata jemaat sebanyak 317, ia berhatap menjelang akhir periode jabatan sebagai ketua MD pada tahun 2022 akan tumbuh mata jemaat baru sehingga mencapai 500 mata jemaat GPdI seluruh NTT.
“Harapan saya, tinggal satu tahun mudah – mudahan mencapai 500 mata jemaat, itu harapan saya kedepan,”Ungkapnya.
Menyikapi perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan berdampak langsung pada tergerusnya nilai – nilai agama, moral jemaat, dengan tegas ia mengatakan bahwa Kuasa Tuhan sangat dasyat, hebat serta berkuasa sehingga apapun termasuk Iptek tidak mampu menyaingi Kuasa Tuhan, jemaat GPdI dipastikan tetap maju.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












