”Pemerintah Kabupaten Kupang sangat mendukung inisiatif ini. Pembangunan gedung serbaguna ini adalah wujud nyata dari tekat kemandirian jemaat untuk meletakkan dasar yang kuat bagi generasi masa depan kita,” ujar Bupati Yosef Lede.
Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Amanau Tablolong, Pdt. Yandry Masu Sennabu, S.Th, dalam suara gembalanya menyampaikan bahwa gedung ini direncanakan memiliki kapasitas hingga 1.200 orang. Dengan estimasi biaya pembangunan mencapai Rp1,5 Miliar, proyek ini menjadi simbol perjuangan dan kebersamaan seluruh elemen jemaat.
”Amanau secara harfiah berarti ‘Bapa Mau’ atau Kehendak Bapa. Karena kehendak Tuhan pulalah, kami berjuang mengubah tantangan menjadi jalur damai dan sejahtera melalui kemandirian ini,” ungkap Pdt. Yandry dengan penuh haru.
Gedung Serbaguna ini nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan gerejawi, tetapi juga terbuka bagi kegiatan kemasyarakatan yang luas. Jemaat berharap gedung ini menjadi pusat aktivitas yang membawa dampak positif bagi masyarakat Tablolong dan sekitarnya.
Acara diakhiri dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Bupati Kupang, Pdt. Yandi Manobe, Pdt. Yandry Masu Sennabu, serta unsur pemerintah setempat dan tokoh jemaat, sebagai tanda dimulainya babak baru pembangunan di wilayah jalur Gaza (sebutan akrab wilayah tersebut) yang kini bertransformasi menjadi jalur damai sejahtera.. (Tim)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












