Langkah selanjutnya kata dia, pemerintah desa akan segera membentuk pengurus lokal untuk pengaturan jadwal pembagian air ke seluruh SR terpasang.
“Sesuai informasi dari dinas bahwa akan ada pelatihan bagi pengurus untuk mengelola dan memanfaatkan demi pemenuhan kebutuhan masyarakat, memang selama ini ada polemik di desa kalau air tidak jalan, tapi dengan kerja keras pihak kontraktor maka hari ini air sudah mengalir, masyarakat bisa manfaatkan air untuk kebutuhan dasar,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR melalui Yardi Karel Busdai selaku PPK mengatakan, kendala yang selama ini terjadi sudah diperbaiki oleh pelaksana bersama pemerintah desa.
“Semoga itu 150 SR seterusnya bisa berjalan dengan baik, serta diatur secara bergiliran supaya semua bisa menikmati,”ucapnya.
Dirinya menekankan agar pemerintah desa segera membentuk pengurus untuk mengelola dengan bijaksana. Sebab, dinas PUPR akan segera memberikan pembekalan terhadap pengurus yang nantinya dibentuk oleh pemerintah desa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
